PPN Sembako Jadi Polemik Gara-Gara draft RUU Bocor Sebagian

0
108
Sumi Dasco Wakil Ketua DPR RI

Jakarta, Nawacita – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima draf revisi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP), terkait pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sembako dan pendidikan.

Wacana pengenaan PPN bagi sembako dan pendidikan tersebut menjadi polemik, sebab dari draf RUU KUP lebih dulu bocor ke publik.

“Saya sudah sampaikan kemarin bahwa draf itu belum sampai di DPR. Bahwa kemudian yang ada di luar yang konon katanya bocor itu hanya diambil sebagian-sebagian,” kata Dasco, saat diwawancarai di Nusantara III DPR RI, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Ia menyampaikan DPR baru akan memberikan komentar secara konkret setelah melihat dan membaca draf revisi RUU KUP secara keseluruhan. Namun, kembali ia tegaskan bahwa pemerintah tidak akan membuat kebijakan yang dapat merugikan masyarakat.

“Tentunya saya sudah sampaikan kemarin bahwa dalam pemulihan ekonomi nasional ini pemerintah kita harap tidak membuat kebijakan yang tidak menguntungkan masyarakat, tapi saya yakin bahwa pemerintah tidak begitu,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY