Sosialisasi 4 Pilar, Bamsoet Gandeng Komunitas Volkswagen Indonesia

0
445

Jakarta, Nawacita – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Bambang Soesatyo, hari ini Minggu (6/6/2021) menggandeng komunitas Volkswagen Indonesia Association (VIA) dalam mensosialisasikan 4 pilar MPR RI. Bamsoet sapaan akrabnya menyebut kegiatan ini guna mempertahankan nilai-nilai kebangsaan pada anggota komunitas maupun bagi elemen masyarakat.

“Ini semua kita rangkul karena ini adalah rumah rakyat. Maka semua kita lakukan di MPR ini. Dalam rangka mempertahankan nilai-nilai kebangsaan bagi para anggota komunitas. Karena anggota komunitas seperti saat ini mobilisasi nya cukup luar biasa kemana-mana, ke daerah segala macam,” kata Bamsoet, saat diwawancarai di Gedung Nusantara III DPR RI, Minggu (6/6/2021).

Bamsoet mengaku hal ini bukan pertama kali dilakukan. Sebelumnya MPR menggandeng komunitas lain seperti komunitas motor gede (moge), pemain catur dan komunitas lainnya. Menurutnya, melalui komunitas-komunitas tersebut narasi tentang 4 pilar dapat tersebar luas keseluruh penjuru elemen masyarakat.

Kegiatan ini tugas untuk melakukan sosialisasi 4 pilar kepada komunitas-komunitas yang ada di tanah air kita. Diantaranya adalah VW ini. Nasional wakil rakyat, di rumah 4 pilar ini.

“Tugas mereka adalah menyebarkan narasi-narasi yang teduh yang mempersatukan dan mempertemu kembangkan antar umat beragama, suku, ras dan sebagainya,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Volkswagen Indonesia Association (VIA), Nanan Sukarna menyambut baik atas kerjasama yang dilakukan MPR dengan komunitas VIA.

“Sejak awal kita ingin mendukung program MPR dalam rangka menggloritisasi 4 pilar, tentu yang pertama untuk bikers kemudian kedua otomotif. 100 klub otomotif yang hadir kesini,” ujar Nanan.

Selain itu, Nanan mengungkapkan dalam mensosialisasikan, 4 pilar komunitas VIA akan merencanakan touring bersama ke Aceh dalam waktu dekat ini.

“Nanti kita akan sosialisasi sambil berbagi 4 pilar itu, nanti akan upacara 17 agustus di Aceh untuk membangun kebersamaaan nasionalisme,” ungkapnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY