Bambang Pacul Beber Pelanggaran Politik Ganjar Pranowo

0
685
Bambang Pacul Ketua Bappilu DPP PDI Perjuangan. Foto : Alma/nawacita

Jakarta, Nawacita – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto angkat suara terkait Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini tidak diundang saat dalam acara di Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, yang dihadiri Ketua DPP PDIP bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani, Sabtu (22/5).

Menurut pria yang biasa disapa Bambang Pacul itu, ada etika yang telah dilanggar oleh Ganjar. Yakni keinginan Ganjar untuk maju sebagai calon presiden (capres) 2024 yang dinilai terlalu ambisius.

“Kunci politisi itu adalah memahami keinginan seseorang. Kalau itu sesuai dengan tata krama, fatsun etika. Tetapi ada wilayah yang kita mesti hati-hati. Kalau wilayah aku pengen jadi calon presiden itu wewenangnya bu ketum,” kata Bambang, saat diwawancarai di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Ia menegaskan, bahwa perihal pencapresan sudah ada pakem menurut aturan partai. Dengan begitu, ia menilai sikap Ganjar yang terlalu ambisi dengan jabatan presiden tidak baik.

Atas dasar itu, DPD PDIP Jateng tidak mengundang Ganjar dalam agenda yang dihadiri Puan Maharani tersebut.

“Maka ketika Mbak Puan rawuh ke Jawa Tengah maka kami mohon maaf lah rapat DPD. iki piye? yaudah dikasih lah peringatan dulu, biar nanti kita ngobrol. Jangan diundang dulu. Just simple as that, kau aja yang kemudian muter muter, ini masalah internal,” jelas Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI itu.

Namun, Bambang kembali menegaskan persoalan tersebut hanyalah dinamika internal partai. Ia menyebut hal itu disebut bukan sebagai perebutan capres, antara Puan dan Ganjar.

“Jadi itu sangat sepele bukan soal rebutan capres antara Mbak Puan dan Pak Ganjar, durung ono kode bu ketum,” tandasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY