Cegah Peredaran Narkoba, DPRD Jatim Minta Pemprov Tertibkan Pelabuhan Tikus Di Madura

0
293

Surabaya, Nawacita – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Achmad Iskandar meminta agar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim mengerahkan kekuatan penuh untuk mencegah Narkoba masuk ke ke wilayah Madura.

Politisi asal Sumenep Madura itu berharap agar penjagaan di perbatasan Madura dan Surabaya diperketat supaya peredaran narkoba di pulau garam tersebut bisa diminimalisir.

“Saya kira harus memperhatikan Madura dengan serius sebab saya miris. Karena (narkoba) sudah masuk pesantren dan ketua (BNNP) terus siap menjaga situasi ini,” kata Iskandar saat dikonfirmasi Minggu (23/5/2021).

Dikatakan Achmad Iskandar, dalam situasi pandemi peredaran narkoba justru sulit untuk dibendung. Pasalnya, dalam situasi ekonomi yang menurun, masyarakat bisa dengan mudah dimanfaatkan untuk menjadi pengedar zat terlarang tersebut karena tergiur dengan upah yang tinggi.

“PHK ada pengagguran dan pandemi dan mereka bisa melakukan karena gaji dan upah sangat menggiurkan,” tambahnya.

Selain itu Iskandar juga meminta agar Pemprov Jatim menertibkan pelabuhan – pelabuhan tikus yang ada di Madura. Sebab pelabuhan tersebut juga berpotensi untuk menjadi jalur distribusi narkoba karena tidak terawasi secara ketat.

Ia juga mendukung penuh pembentukan Desa atau Kampung Bersinar oleh BNNP Jatim. Alasannya, kebijakan tersebut akan berdampak sangat signifikan untuk menurunkan peredaran narkoba karena akan menghidupi perekonomian setempat.

“Memang di Madura pelabuhan tikus banyak sekali. Bagaimana kepala BNNP itu menjadikan desa bersinar dan kita akan mendukung penuh. Saya mendukung ini suatu kegiatan yang luar biasa dan kita dukung penuh. Gerakan mereka baik secara politis dan hibah,” pungkasnya. (pun)

LEAVE A REPLY