Emil dan Pepeng Resmi Cabut, Naif bakal Bubar?

0
1046

Jakarta | Nawacita – Band aliran Retro legendaris Naif berduka. Grup musik berusia 25 tahun itu ditinggal dua personelnya, bassist Emil dan drummer Pepeng. Hal itu diungkapkan secara langsung oleh Emil dalam program pengarsipan musik Shindu’s Scoop.

“Sejak September tahun lalu gue cabut, gue pamit sama anak-anak. Cuma (menurut) gak ada urgensinya mengumumkan sesuatu,” kata Emil, Jumat (7/5/2021).

“Naif itu beyond music buat gue. Jangankan sama personel, sama kru juga (dekat). Tiap kali ada event, itu tempat gue untuk have fun. Gue udah enggak peduli sama panggungnya, ketemu anak-anak dan kru jadi ajang melepas stres. Ketika pandemi datang, gue me-reset ulang gue mau ngapain di Naif,” kata Emil Hussein.

Keputusan yang diambil Emil merupakan hal yang sudah dipertimbangkan masak-masak. Emil saat ini memfokuskan diri pada bisnis yang dirintisnya, antara lain di bidang kuliner dan sepatu.

Keputusan keluar dari Naif bukan saja diambil Emil. Drummer Franki Indrasmoro Sumbodo alias Pepeng juga mengambil langkah sama.

“Gue bikin sesuatu harus ada makna-nya meaningnya. ketika itu udah enggak ada, buat apa lagi berlama-lama. 25 tahun sudah cukup, lebih elegan juga untuk gue pamit dibanding stay tapi enggak ngapa-ngapain. beberapa minggu kemudian Pepeng cabut,” kata Emil.

Naif termasuk band yang mampu mempertahankan formasi cukup lama. Sejak didirikan tahun 1995, Naif baru satu kali berubah formasi, yaitu dengan keluarnya keyboardist mereka, Chandra, pada 2003. Dengan cabutnya Emil dan Pepeng, Spekulasi beredar Naif tinggal David (vokal) dan Jarwo (Gitar). Belum jelas hingga kini, apakah Naif akan bubar atau vakum. Namun beberapa kali terlihat di medsos David selalu tampil sendirian termasuk ikut mengisi di konser virtual dewa19 terbaik-terbaik 12 Mei nanti.

Beberapa lagu hits Naif telah dihafal oleh pecinta musik Indonesia. Seperti Mobil Balap, Piknik72, Possesif, curi curi pandang, johan & Eny dan lain sebagainya. Puncak karya naif adalah Album berjudul Retropolis yang diambil dari salah satu komunitas penggemar musik retro di kota Surabaya. Medcom/bdo

LEAVE A REPLY