Kawasan GOR Perlu Ditertibkan Sesuai Fungsinya

0
173

SIDOARJO, Nawacita  – DPRD Sidoarjo meminta kawasan GOR Sidoarjo dikelola sebagaimana fungsinya. Hal itu menyikapi kasus penganiayaan dan tawuran yang menyebabkan seorang pemuda tertebas samurai, Minggu (18/4) lalu.

Anggota DPRD Sidoarjo, Warih Andono mengungkapkan, kasus semacam itu tentunya bisa menjadi pelajaran bagi eksekutif agar lebih cermat mengelola kawasan fasilitas olahraga itu. “Kejadian itu pukul 2 pagi, berarti tidak ada batasan waktu buka tutup gerbang,” ucapnya.

Politikus Golkar itu melanjutkan, dulunya Komisi A juga sempat sidak di GOR. Di kawasan itu ditemukan banyak tempat hiburan yang menjual minuman beralkohol. Kasus itu juga telah ditindaklanjuti oleh eksekutif. “Dulu waktu belum ada pagar, alasannya tidak ada pagar. Sekarang setelah di pagar, ternyata sama aja,” sesalnya.

Ia berharap kawasan GOR benar benar bisa difungsikan sebagai sarana olah raga. Sehingga akan mengurangi penyalahgunaan kawasan tersebut. Sehingga meminimalisir tindak yang tidak diinginkan.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Sidoarjo Bangun Winarso mengungkapkan jika sesuai Perda No 9 tahun 2019 tentang penyelenggaraan keolahragaan kabupaten Sidoarjo, bahwa GOR merupakan sarana dan fasilitas olah raga. “Maka penggunaannya ya harus kegiatan-kegiatan yang ada hubunganya dengan keolahragaan,” urainya.

Artinya, lanjut Bangun, dengan berdasar Perda itu maka dinas sudah cukup bisa untuk menata GOR agar lebih bisa membawa manfaat kepada masyarakat.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Djoko Supriyadi mengungkapkan jika kejadian yang dimaksud berada di luar pagar GOR. “Bukan kewenangan Disporapar,” sebutnya.

JP

LEAVE A REPLY