Komisi B Sarankan Pemkot Longarkan Jm Operasional Selama Bulan Ramadhan Dengan Tetap Patuhi Prokes

0
442
Wakil Ketua Komisi B DPRD kota Surabaya, Anas Karno

Surabaya, Nawacita – Pemerintah Kota surabaya telah mengeluarkan kebijakan melongarkan jam operasional selama bulan Ramadhan bagi para pelaku usaha seperti warung kopi maupun warung makan hingga sahur

Meskipun dalam perwali tercantum jam operasional pada pukul 22.00 WIB. Tapi pemkot memperbolehkan warung kopi dan warung makan tetap buka kembali pada saat menjelang sahur, tepatnya pukul 01.00 WIB.

Wakil Ketua Komisi B DPRD kota Surabaya, Anas Karno, turut menanggapi kebijakan yang dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya soal jam operasional warung saat malam hari di bulan ramadhan.

“Jam 10 (malam) ini kan PPKM memang aturan, kalau ada kebijaksanaan dari Satpol PP, terutama Pemkot Surabaya boleh buka lagi hanya untuk sahur sah-sah saja. Kalau memang ada kebijakan dari Satpol PP, itu Komisi B malah lebih senang,” ujar Anas, Kamis (15/4/2021).

Selain itu, Anas juga meminta agar pelaku usaha dapat memanfaatkan kebijakan yang telah dibuat oleh pemkot ini. Salah satunya, ialah tetap mematuhi protokol kesehatan.

“kalau dari Satpol tadi kalau memang kondisinya memang seperti itu, saya sangat sepakat. Tapi tetap dengan catatan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, membenarkan apabila pemkot telah memperbolehkan pelaku usaha warung berjualan saat menjelang sahur.

“Di masa pandemi ini juga kegiatan memang untuk warung kopi, warung makan jam 10 (malam) selesai. Tapi jam 1 (dini hari) mereka sudah boleh buka kembali untuk menyiapkan atau mengantisipasi warga yang ingin membeli makan sahur,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah menerbitkan surat edaran (SE) nomor 443/3584/436.8.4/2021, yang mengatur kegiatan selama Ramadan 1442 H. Salah satu poinnya adalah melarang masyarakat untuk melakukan bagi-bagi takjil di jalanan.

Dn

LEAVE A REPLY