DPR RI Setuju Usulan Presiden Bentuk Kementerian Investasi

0
365
Rapat persetujuan DPR RI atas pembentukan Kementerian Investasi dan Penggabungan Menristek dengan Mendikbud.

Jakarta, Nawacita – Dalam rapat paripurna penutupan masa sidang IV tahun 2020-2021, yang digelar di ruang rapat paripurna gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4/2021), pukul 09.45 WIB. Dewan Perwakilan Rapat (DPR) menyetujui usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang pembentukan Kementerian Investasi. DPR juga menyetujui terkait penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek.

“Dan sesuai hasil rapat konsultasi pengganti rapat Bamus 8 April 2021 yang telah bahas surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian dan menyepakati Penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kemenristek ke Kemendikbud sehingga menjadi Kemendikbud dan Ristek, pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dalam rapat paripurna, Jumat (9/4/2021).

Dasco pun bertanya kepada anggota dewam terkait keputusan rapat Bamus. Dan anggota dewan menyetujuinya.

“Apakah hasil keputusan rapat Bamus pengganti rapat konsultasi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian dapat disetujui?” tanya Dasco.

“Setuju,” jawab anggota dewan.

Untuk diketahui, dalam rapat paripurna terdapat beberapa agenda. Pertama, pengambilan keputusan RUU tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Republik Indonesia dan Negara-negara EFTA (Comprehensive Economic Partnership Agreement Between The Republic of Indonesia and The EFTA States).

Kemudian, laporan dari Komisi XI DPR atas hasil uji kelayakan terhadap kantor akuntan publik (KAP) yang diajukan BPK dan Menteri Keuangan.

Dilanjutkan dengan pengambilan keputusan RUU Kejaksaan dan RUU tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Lalu laporan BURT DPR tentang Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) DPR RI Tahun 2022.

Selanjutnya, pengambilan keputusan terkait pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian. Serta, pelantikan salah satu PAW dari PAN.

Dalam rapat paripurna kali ini, sebanyak 288 anggota dewan hadir dalam paripurna hari ini, sedangkan 287 absen. Rapat diikuti anggota secara fisik dan virtual dan dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, yang membuka rapat paripurna, menjelaskan rapat hari ini dihadiri 56 anggota secara fisik dan 232 secara virtual.

“Sebanyak 232 virtual dan 56 fisik, berjumlah 288 orang, yang dihadiri oleh seluruh fraksi di anggota DPR. Dengan demikian telah kuorum,” ucap Dasco.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY