Golkar Jatim Rebut Tambahan 4 Kursi di Pemilu 2024

0
522
Rakerda Partai Golkar Jatim, Rabu (31/3/2021).

Surabaya | Nawacita – Golkar Jawa Timur memberikan target penambahan 4 kursi di DPRD Jawa Timur dari 13 menjadi 17. Penambahan harus diperjuangkan oleh semua kader pada Pemilu Legislatif 2024 yang akan datang.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur M. Sarmuji mengatakan, untuk mencapai target, kader-kader yang akan nyaleg di Provinsi harus serius. “Di satu sisi DPD Partai Golkar Provinsi juga akan memetakan daerah mana saja yang dimungkinkan akan ada penambahan kursinya,” tegas Sarmuji kepada wartawan usai membuka Rakerda/Rapimda DPD Golkar Jawa Timur Hotel Singgasana, Surabaya, Rabu (31/3/2021).

Dia menyatakan optimisme bahwa penambahan 4 kursi tersebut akan bisa dipenuhi. Dicontohkan, untuk Dapil 9 meliputi Tuban-Bojonegoro. “Dulu kita tidak punya kepala daerah di situ, sekarang kita punya bupati Tuban. Juga dibeberapa tempat lainnya,” yakinnya.

Rakerda/Rapimda Golkar Jawa Timur berlangsung dua hari hingga Kamis besok diikuti Ketua DPD kabupaten/kota, anggota fraksi, Hasta Karya dan pengurus pleno DPD Golkar Jawa Timur. “Ini penting karena kita baru saja menyelesaikan Rakernas dan Rapimnas yang menghasilkan banyak keputusan-keputusan strategis. Jadi ini sosialisasi hasil rakernas/rapimnas 6 Maret lalu,” tegasnya.

Pemetaan masing-masing Dapil Provinsi, kata Sarmuji, di bahas dalam Rakerda dan Rapimda sehingga para Ketua DPD perlu memahami. Setelah ini juga harus dilakukan pada DPD kabupaten/kota.

Sarmuji mengatakan Rakerda/Rapimda ini tepat 3 tahun lagi kita menghadapi Pemilu 2024. Tanpa harus  berspekukasi tentang perubahan tata cara Pemilu, spekulasi tentang proporsional terbuka atau proporsional tertutup, spekulasi tentang besaran Dapil, spekulasi tentang metode konversi suara atau tidak. “Dengan demikian kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya itu lebih baik lagi,” tegas anggota DPR RI ini.

 

Lebih lanjut dijelaskan, karena Rakernas/Rapimnas sudah mengambil keputusan keputusan strategis, maka keputusan itu perlu untuk di emplementasikan sampai provinsi dan kabupaten/kota.

Keputusan itu diantaranya tentang strategi konsulidasi organisasi, strategi pemenangan maupun Pemilihan Presiden, Pemilu Legislatif maupun Pemilukada.

”Kami mengundang seluruh DPD II untuk menyamakan persepsi, kesamaan langkah, dan kebulatan tekad untuk bisa memenangkan pemilu 2024,” pungkasnya. bdo

LEAVE A REPLY