Di depan DPR, Menteri Koperasi dan UMKM Perjuangkan BLT untuk 24,8 Juta UMKM

0
401
Rapat Komisi IV dengan Menteri Koperasi dan UMKM, Kamis (1/4/2021).

 

Jakarta, Nawacita – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan untuk kuota penerima bantuan produktif usaha mikro (BPUM) atau BLT UMKM sebesar Rp 1,2 juta sebanyak 12,8 juta orang. Dan kuota tersebut, untuk pengusaha mikro yang belum pernah menerima BLT UMKM di tahun 2020 hanya 3 juta orang.

Namun, Teten mengungkapkan banyak UMKM yang belum dapat menerima BLT tersebut. Maka dari itu, pihaknya akan mengajukan kuota tambahan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Agar tahun ini penerima BLT UMKM bisa disalurkan untuk 24,8 juta UMKM.
“Sebenarnya 12,8 juta itu jauh dari cukup. Karena sebenarnya yang mengajukan ke kami lebih besar. Karena itu kami memohon bantuan untuk juga meminta Kemenkeu untuk mengagendakan untuk 12 juta lagi berikutnya. Karena masih banyak yang belum menerima,” kata Teten, dalam rapat kerj bersama komisi VI DPR RI, Kamis (1/4/2021).

Lebih lanjut, Teten mengatakan jika 2021 penerima BPUM lebih banyak dibandingkan penerima sebelumnya, yakni kuota 9,8 juta orang. Penambahan ini dilakukan supaya mendongkrak perekonomian di kuartal I-2021.

“Jadi BPUM ini saya menjelaskan, di 2021 juga dikaitkan dengan pemulihan ekonomi di kuartal I, karena itu kami diminta untuk melanjutkan yang sudah menerima supaya bisa cepat tersalurkan sampai di kuartal I-2021. Sisanya yang 3 juta yang belum pernah menerima di tahun lalu, dan nominalnya Rp 1,2 juta, bukan Rp 2,4 juta,” terang Teten.

Pihaknya saat ini sudah menetapkan dipa anggaran untuk menyalurkan BLT UMKM Rp 1,2 juta kepada 9,8 juta penerima lama tersebut. Untuk dipa anggaran bagi 3 juta calon penerima baru belum ditetapkan.

“Target kita pada tahap pertrama penyaluran untuk 9,8 juta usaha mikro. Ini sudah diterbitkan dipanya. Dan tahap kedua sebanyak 3 juta usaha mikro yang belum diterbitkan dipa,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY