Bambang Widjanarko Pimpin Tim Hukum Demokrat AHY Lapor ke PN Jakpus

0
474

Jakarta, Nawacita – Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hari ini mengajukan laporan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (13/03/2021).

Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat (PD) di kantor DPP, mengungkapkan gugatan terkait perbuatan melawan hukum.

Dalam laporan ini, Herzaky didampingi 13 kuasa hukumn salah satunya Bambang Widjajanto.

“Pertama kami adalah tim pembela demokrasi. Tepatnya kami punya 13 anggota. Akan melaporkan. Yg kami lakukan adalah gugatan perbuatan melawan hukum. Ada 10 orang yang tergugat, 7 diantaranya yang dipecat” Jelas Herzaky, saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/03/2021).

Herzaky menjelaskan gugatan ini diajukan sebab Para tergugat itu telah melakukan perbuatan melawan hukum. Yakni, mereka melanggar konstitusi partai yang diakui oleh negara.

“Yang kedua mereka itu juga melanggar konstitusi negara, tepatnya UUD 1945 pasal satu, karena Indonesia ini adalah negara hukum yang demokratis,” terangnya.

Selain itu, para tergugat melanggar undang-undang partai politik (parpol) dalah satunya pasal 26.

“bahwa kader yg telah diberhentikan atau dipecat tidak dapat membentuk kepengurusan ataupun membentuk partai politik lagi yang sama dengan yang mereka dipecat. Itu salah satu pasal saja yang kami sebutkan, tapi ada pasal-pasal lain yang juga kami sampaikan dalam gugatan ini,” bebernya.

Bambang Widjajanto selaku kuasa hukum menjelaskan tujuan dari laporan ini untuk memuliakan proses demokrasi dan demokratisasi.

“Pengadilan ini akan memuliakan dasar pasal 1 konstitusi kita. Konstitusi partai diinjak-injak. Kalau kemudian ini diakomodasi, difasilitasi, tindakan-tindakan seperti ini, ini bukan sekedar abal-abal, ini britalitas, brutalitas demokratif terjadi di negara ini pada periode kepemimpinannya pak Jokowi,” tandas Bambang.

Seluruh sendi kehidupan bagi masyarakat, bagi bangsa dan bagi negara ini. Ini bukan persoalan main-main, apalagi kemudian ada representasi pak Moeldoko yang posisinya tuh sangat strategis sebagai KSP.

Bambang menilai apa yang dilakukan kubu Moeldoko dapat mengancam bukan hanya Partai tapi seluruh sendi kehidupan bagi masyarakat bagi Bangsa dan bagi Negara ini.

“Jadi ini buka persoalan main main apalagi ada representasi pak Moeldoko yang posisinya sangat strategis sebagai KSP. simbol Negara dari situ,” pungkasnya.

Penulis : Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY