Sandiaga Sebut “Event” Olahraga, Musik, hingga Pameran Bisa Digelar dengan Syarat

0
585
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno

Jakarta, Nawacita – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengumumkan bahwa event olahraga, musik, dan pameran bisa digelar kembali. Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sandiaga menyebut, event-event tersebut dapat dijalankan dengan memperhatikan standar protokol kesehatan berbasis cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan) atau CHSE.

“Kami mengucapkan terima kasih pada Bapak Kapolri beserta jajarannya, karena hasil daripada video conference call kemarin mendapat respons yang sangat positif dari pelaku industri event, baik itu penyelenggara event di bidang olahraga, musik, MICE dan event-event berbasis budaya,” sebut Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

Selain itu, Sandiaga memaparkan bahwa para penyelenggara event tetap harus memperhatikan status lokasi kegiatan berdasarkan penyebaran kasus Covid-19 di wilayah-wilayah tersebut. Adapun status klasifikasi wilayah tersebut dibagi menjadi tiga zona yakni hijau, kuning, dan merah.

Pada wilayah yang diklasifikasikan sebagai zona hijau, event bisa dilaksanakan terbuka dengan protokol kesehatan ketat. Sementara itu, pada wilayah berstatus zona kuning, event dilakukan secara terbatas dan virtual.

“Dan seandainya tidak dalam posisi untuk dilakukan kegiatan (zona merah), maka akan ada opsi untuk menjalankan kegiatan tersebut melalui virtual,” ucap Sandiaga.

Terkait penyelenggaraan event,  Kemenparekraf bekerja sama dengan Polri, Satgas Covid-19, Kementerian Kesehatan dan pemerintah pusat untuk memastikan protokol kesehatan benar-benar berjalan dengan baik.

Sebab, gelaran event berisiko menjadi klaster penyebaran virus Covid-19. Sebelumnya, diberitakan 14 asosiasi musik mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo agar segera diizinkan menjalankan industri ekonomi kreatif. “Kami hanya ingin dipercaya pemerintah untuk kembali aktif.

Dipercaya untuk bida berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah disepakati,” sebut Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) Dino Hamid, Kamis (4/3/2021) pekan lalu.

Dino meminta pemerintah segera mengeluarkan izin penyelenggaraan industri kreatif karena ia memperkirakan ratusan ribu orang kehilangan pekerjaannya. “Karena industri kita kan berbasis ekosistem ya.

Kalau berhenti ya saya kira ada ratusan orang terdampak. Di Jakarta saja saya kira ada puluhan ribu orang terdampak kehilangan pekerjaan, apalagi kalau jumlahnya digabung dengan yang ada di daerah,” tutur Dino.

Kmp

LEAVE A REPLY