Rakornas dengan Menteri Bappenas, Wagub Jatim Jelaskan Fokus Pembangunan Jawa Timur

0
131

Surabaya | Nawacita –  Pemerintah provinsi terus melakukan inovasi dan sinergi bersama pemerintah pusat untuk pembangunan Jawa Timur lebih baik lagi. Mengacu pada 45 Program Nasional terkait pembangunan SDM, industri dan perdagangan, infrastruktur, kemiskinan, stunting, dan banjir.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak pada Rakornas dengan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa bersama Gubernur seluruh Indonesia.

“Pembangunan SDM di Jawa Timur salah satunya melalui SMK dengan memperkuat link and match pendidikan dengan industri, kami memiliki program yakni SMK Pengampu SMK ini akan menjadi rujukan untuk SMK lainnya yg ada di Jatim untuk keahlian-keahlian yang akan menjadi fokus SMK tersebut.” tutur Emil, Rabu (24/2/2021).

Dijelaskannya, ada 5 SMK yang akan menjadi Centre of Gravity untuk pengembangan vokasi berkualitas. Lokasinya cukup tersebar, ditambah dengan adanya BLK yang akan memperkuat.

“Kami hadir disini diutus oleh ibu Gubernur, Rakornas ini penting dalam rangka merangkai rencana pembangunan didaerah agar selaras dengan pemerintah pusat,” ucap Emil kepada seluruh peserta Rakornas.

Seperti yang diketahui pendidikan memiliki multiplayer effect terhadap bidang lain seperti serapan tenaga kerja. “Belum tercukupi tenaga kerja yang terampil dan berkualitas untuk industri berteknologi tinggi, sedangkan Jawa Timur sendiri sebagai penyumbang manufacturing terbesar kedua di Indonesia,” ungkap Emil

Disisi lain pembangunan kawasan industri harus dilakukan, beberapa telah masuk kedalam perpres 80 tahun 2019. Seperti pembangunan kawasan wilis di kawasan selatan Jawa Timur. “Ada 6 Kabupaten yang ada di lereng wilis yang sangat membutuhkan keberadaan jalan ini dan Ada 3 Kawasan Industri, Nganjuk Madiun dan Ngawi. 3 kawasan industri ini punya serapan tenaga kerja yg signifikan dan ditopang dengan UMR yang sangat kompetitif. ” ungkap suami Arumi Bachsin ini.

Pembangunan infrastruktur lain seperti akses jalan menuju puspa agro dan optimalisasi pelabuhan di Prigi Trenggalek dan Banyuwangi. Pembangunan infrastruktur ini penting untuk membuka akses masyarakat dan menarik investasi namun aspek ketahanan bencana juga perlu dibangun bersama termasuk antisipasi Banjir.

“Kita melanjutkan program yang sudah dialokasikan di tahun 2021, karena Sungai Kemuning (Sampang Madura) sudah teralokasi, kita berharap ada tambahan untuk Sungai welang di 2022,” jelas Wagub.

Kemudian Disparitas antara Jawa Timur daerah selatan dengan kepulauan juga menjadi Pekerjaan Rumah program kerja Jawa Timur ke depan. “Kami berharap bahwa Bumdes bisa di support lagi, ini bisa sangat cepat meningkatkan pengurangan kemiskinan di pedesaan. Tentunya ini sejalan dengan program Kementerian Desa,” jelas Emil

Sebagai penutup bahasan terkait stunting Emil berharap adanya tambahan perhatian terhadap ibu hamil dan balita. “Pada intinya kami berharap ada tambahan kepada ibu hamil dan balita, karena kami melihat ada potensi kenaikan kemiskinan,” tutup Emil

rdks/nwct

LEAVE A REPLY