Update Longsor Nganjuk, BPBD Jatim: 16 Korban Hilang, 2 Meninggal, 2 Selamat dan 14 Luka Ringan

0
124

Surabaya | Nawacita – Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jatim, Yanuar Rachmadi menyampaikan perkembangan terakhir bencana tanah longsor yang terjadi di Nganjuk, Minggu (14/2/2021) kemarin.

Update kejadian tanah longsor pada Senin, 15 Februari 2021 hingga pukul 08.00 WIB, kata dia, longsor dikarenakan hujan dengan intensitas sedang-tinggi pada pukul 15.00-19.00 WIB.

Sehingga, mengakibatkan tebing longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos pada pada pukul 18.00 WIB. Lokasi berada di dekat retakan pada tahun sebelumnya.

“Untuk cuaca saat ini terpantau cerah berawan. Ada 14 korban luka ringan sudah dalam penanganan Puskesmas Ngetos, dua orang hilang ditemukan selamat dengan luka-luka pada kaki. Kemudian, telah ditemukan dua korban yang hilang dalam keadaan meninggal dunia. Hingga saat ini, 16 korban yang hilang masih dalam proses pencarian,” kata Yanuar dikonfirmasi beritajatim.com, Senin (15/2/2021).

Baca Juga : Plt Bupati Gresik M Qosim Pamitan Dihadapan ASN

Untuk lokasi pos pengungsian ada di rumah Kades Ngetos sebanyak 147 jiwa. Dibutuhkan alat berat dalam penanganan longsor. Telah diterjunkan 2 SRU Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dari Pos Trenggalek dan Kantor Surabaya. Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim telah mengaktifkan radio komunikasi.

“Aktivasi posko penanganan tanah longsor oleh BPBD Nganjuk dan Dapur Umum oleh Dinsos Tagana. Saat ini, dilakukan persiapan untuk dilakukan pencarian korban tanah longsor oleh Tim Gabungan.

BPBD Jatim telah mengirimkan dukungan personel TRC serta peralatan dan logistik Bencana Alam Nganjuk. Yakni, 1 set Alkom, 1 unit perahu karet dan 4 set APD. Sementara, Dinsos Jatim telah mengirimkan Bantuan Logistik Bencana Alam Nganjuk berupa makanan anak 200 paket, matras 200 lembar, kasur 200 lembar, kids ware 50 paket, makanan siap saji 120 paket, selimut 50 lembar.

“BPBD Jatim juga telah engirimkan Tim II untuk dukungan penanganan tanah longsor di Ngetos, dengan membawa peralatan dan logistik berupa 4 set APD, 1 unit Alkon, 120 paket lauk pauk dan 120 paket tambahan gizi,” jelasnya. 

beritajatim

LEAVE A REPLY