Ide Bisnis Memanfaatkan Tren Bersepeda

0
45

Jakarta | Nawacita – Muhammad Husein Ardhian Purba menggunakan hobi sebagai sumber pendapatannya. Ucok, sapaan akrabnya, memiliki hobi bersepeda dan bergabung dengan komunitas sepeda lipat. Saat berkumpul dengan komunitasnya, terbesit dalam pikiran Ucok untuk membuat helm sepeda.

Saat itu Ucok melihat temannya menggunakan helm sepeda vintage dan tampilannya antik. Kemudian Ucok berpikir untuk bertemu salah satu temannya, Joni, untuk bekerjasama membuat helm sepeda.

“Terus saya melihat loh ini helm kok antik juga ya. Saya pinjam, terus saya teringat akan Mas Joni. Saya mencari Mas Joni, terus saya datang ke rumah Mas Joni. Kira-kira Mas Joni bisa gak bikin helm seperti ini gitu,” kata Ucok.

Setelah bertemu dan menjelaskan ide membuat helm sepeda, Joni kemudian mencoba membuat helm yang dimaksud. Awal pembuatan helm memang tidak terlalu bagus. Namun karena terus berlatih, akhirnya Joni berhasil membuat helm yang dimaksud Ucok.

“Terus sama Mas Joni coba dibikin, awalnya sih kurang rapi ya tapi karena beberapa kali terus dibikin jadi rapi. Ada awal teman terus tertarik untuk membeli. Ada lagi teman tertarik lagi,” kata Ucok.

Joni memang memiliki latar belakang membuat cover jok sepeda motor, mobil dan kursi. Namun karena pandemi ini, penghasilan Joni semakin berkurang dan omzetnya menurut drastis. Setelah bertemu Ucok dan bekerjasama membuat helm sepeda, keahlian Joni mulai terasah kembali.

“Satu hari dua hari bisa sampai itu yang pertama itu. Perkiraannya iya, kan terus dipelajari, terus sampai jadi kok hasilnya bagus, terus udah lancar,” kata Joni.

Mantan karyawan di bidang konstruksi listrik ini menyadari bahwa ada banyak jalan mendapat rezeki, yang penting bulatkan tekad dan pantang menyerah.

“Mungkin memang sudah jalannya, rezeki saya di sini ya saya jalanin saja yang penting kan ada niat, pantang menyerah,” tutup Ucok.

Merdeka

 

LEAVE A REPLY