Masih Tersisa 1.156 Nakes yang Belum Divaksin di Kab Probolinggo

0
268
Foto: Ilustrasi Dari Tenaga Kesehatan
Foto: Ilustrasi Dari Tenaga Kesehatan

Probolinggo | Nawacita Vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan (Nakes) terus dilakukan di Kabupaten Probolinggo. Saat ini masih tersisa 1.156 nakes yang belum divaksin.

Penyuntikan vaksin kepada 3.179 tenaga kesehatan sebelumya ditargetkan selesai Selasa (2/2). Namun target tersebut diperpanjang, karena ada tenaga kesehatan melakukan penundaan penyuntikan.

Penundaan dilakukan dengan beberapa alasan. Di antaranya adalah kondisi saat pengukuran suhu tubuh yang melebihi 37,5 derajat Celcius, memiliki tekanan darah yang tinggi, dan meminta ditunda karena tidak bisa hadir sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

“Vaksinasi sebelumnya ditarget selesai hari ini (Selasa, red) tapi ada penundaan vaksinasi karena beberapa penyebab. Jadi mungkin rampung seminggu lagi,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica.

Baca : Alur Vaksinasi: Dimulai Jokowi, Nakes Februari, Petugas Publik & Lansia Maret

Dari data harian pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Probolinggo, hingga Selasa (2/2) terdapat 2.023 tenaga kesehatan yang sudah divaksin. Sementara sebanyak 1.156 lainnya masih belum divaksin. Sasaran vaksinasi tahap pertama dosis pertama yang belum disuntik mayoritas masih menunggu jadwal. Sedangkan sisanya merupakan tenaga kesehatan yang menjadwal ulang pelaksanaan vaksin.

“Khusus tenaga kesehatan yang melakukan penundaan, nantinya akan diatur lagi. Dengan catatan ketika dijadwalkan ulang harus bisa datang,” katanya.

Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama dosis pertama harus segera dirampungkan sebelum dilakukan penyuntikan vaksin tahap pertama dosis kedua. Pemerintah Kabupaten Probolinggo sudah siap melaksakan vaksinasi tahap berikutnya setelah mendapatkan kiriman vaksin Sinovac Sabtu (30/1) sore. Di mana pada termin kedua ini Kabupaten Probolinggo mendapatkan 2.920 vial vaksin Sinovac yang saat ini disimpan di gudang farmasi.

“Setelah penyuntikan ada jeda 14 hari, baru dosis kedua diberikan. Untuk itu vaksinasi tahap pertama dosis pertama harus diselesaikan lebih dulu,” ujar Vironica

Radarbro

LEAVE A REPLY