MENKO : Jokowi Minta Ada Standarisasi Masker untuk COVID-19

0
104
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Jakarta | Nawacita – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hasil rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya terkait penanganan COVID-19. Disebutkan, Jokowi meminta untuk adanya standarisasi masker yang akan digunakan untuk pencegahan penularan virus Corona.

“Untuk masker itu Bapak Presiden meminta bahwa ada standarisasinya, sehingga masker yang digunakan masyarakat itu memenuhi standar kesehatan, sehingga tentu maskernya akan efektif digunakan,” jelas Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden, Rabu (3/2/2021).

Pasalnya, menurut Jokowi melalui Airlangga, salah satu kunci dalam mencegah penularan virus Corona adalah dengan memakai masker.

“Bapak Presiden kembali mengingatkan bahwa kunci daripada pandemi COVID ini berada di hulu, yaitu 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ucap Airlangga.

 

Standarisasi masker untuk masyarakat sebelumnya juga telah diterapkan di DKI Jakarta. Dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID-19 disebutkan bahwa ada dua jenis masker yang dapat digunakan.

“Standar masker terdiri atas standar masker bedah, dan masker standar kain,” demikian bunyi Pasal 3 ayat (1) Pergub tersebut.

Untuk standar masker kain, Anies menetapkan setidaknya ada lima kriteria. Sebagai berikut:

  • Menggunakan bahan katun dan memiliki lapisan paling sedikit dua lapis
  • Menggunakan pengait telinga dengan tali elastis atau tali non elastis yang panjang untuk diikatkan ke belakang kepala, sehingga masker bisa pas di wajah dan tidak kendur
  • Kedua sisinya berbeda warna agar dapat diketahui mana bagian dalam dan bagian luar
  • Mudah dibersihkan dan dicuci tanpa berubah bentuk dan ukuran
  • Mampu menutupi area hidung, mulut dan bawah dagu dengan baik.

Dtk

LEAVE A REPLY