Suara Dentuman Gegerkan Warga Surabaya, Ternyata Ini Sumbernya

0
119

Surabaya | Nawacita – Warga ramai memperbincangkan suara dentuman yang terdengar di Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (30/1/2021) pagi. Saking kerasnya, suara tersebut terdengar dari Surabaya Utara hingga tengah kota.

Melalui media sosial Twitter, sejumlah netizen yang mengaku mendengar suara dentuman di Surabaya mencuitkan pengalaman mereka. Berdasarkan laporan, dentuman terdengar dari wilayah Surabaya Utara hingga kawasan tengah kota tepatnya Tambaksari.

Danang Saputra, salah satu warga yang tinggal di Kenjeran mengaku mendengar 2 kali suara dentuman di Surabaya pagi tadi. Ia mengira suara itu berasal dari suara petir. Sebab, saat ini wilayah Surabaya sedang mendung.

“Saya daerah Kenjeran denger 2 kali. Saya pikir itu suara gledek mau turun hujan. Soalnya daerah sini mendung,” tutur Danang, Sabtu, dilansir detik.com.

Baca : Polrestabes Surabaya Gelar Gebyar Februari Donor Plasma

Ihwan warga Ngagel Surabaya juga mengaku juga mendengar sebanyak 2 kali suara dentuman. Menurutnya suara itu sangat keras dan jelas sekali.

“Dari Ngagel terdengar 2 dentuman pagi ini, entah dari mana sumber suara yang jelas lumayan banter,” terang Ihwan.

Meski begitu, sejumlah warga juga ada yang mengaku mendengar hingga 3 kali dentuman keras. Robbi misalnya, warga yang tinggal di Tenggumung, Kenjeran itu mendengar sebanyak 3 kali dengan jelas sekitar pukul 06.30 WIB.

“Tenggumung Baru kedengaran 3 kali. Suara pertama dan kedua jelas. Pagi sekitar 06.30 WIB,” ucap Robbi.

Dody, warga Kapasan juga sama, mendengar 3 kali dentuman dengan sangat jelas sekali. Menurutnya suara dentuman itu terjadi pada sekitar pukul 06.24 WIB

“Jelas banget daerah Kapasan. 3 kali dentuman,” ujar Dody.

Upacara Penyambutan

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Anggi Saputra menjelaskan suara dentuman itu dari Akademi Angkatan Laut (AAL). Sebab pihaknya telah mendapat informasi terkait adanya kegiatan di sana.

“Itu (Suara dentuman) dari AAL. Sudah, kita sudah diberitahu informasinya sebelumnya,” beber Anggi, Sabtu.

Meski begitu, Anggi tidak mengetahui pasti suara dentuman bersumber dari apa. Tapi ia sebelumnya diberitahu bahwa ada sejumlah taruna kembali dari Magelang dan dilakukan semacam upacara penyambutan.

“Saya tidak tahu pasti suara apa. Tapi kemungkinan dari itu meriam hampa. Informasi yang kami dapat ada sejumlah taruna yang kembali dari Magelang. Dan ada ritual penyambutan,” tandas Anggi.

Solopos

LEAVE A REPLY