Tol Surabaya-Gempol Longsor, Arus Lalu Lintas Direkayasa

0
246

Surabaya | Nawacita – Jasamarga Transjawa Tollroad (JTTRD) melakukan rekayasa lalu lintas lawan arah di ruas Tol Surabaya-Gempol Jawa Timur. Karena telah terjadi longsor di KM 06+200 jalur A (arah Gempol).

“Rekayasa itu bertujuan untuk keamanan pemakai jalan, sebab pada lajur 1 dan 2 di tol yang mengarah ke Gempol sementara ditutup,” ujar GM Representative Office 3 Jasamarga Transjawa Tollroad (GM RO 3 JTTRD), Hendri Taufik. di Surabaya, Rabu, 27 Januari 2021.

Ia menjelaskan, kejadian diawali dengan temuan penurunan tanah yang mengakibatkan retakan pada lajur 1 di KM 06+200 pada Senin, 25 Januari 2021, sekitar pukul 00.00 WIB. Sehingga, dilakukan penutupan lajur 1 dan penanganan pada lokasi untuk menghindari penurunan dan retakan berlanjut.

Baca : Perusahaan Hungaria Menang Tender Proyek Bayar Tol Tanpa Setop di RI

Sedangkan pada Selasa, 26 Januari 2021, saat proses perbaikan berjalan dengan cara penguatan tanah berupa penutupan mortar, kembali terjadi penurunan tanah. Sehingga perlu dilakukan penutupan pada lajur 1 dan 2 di lokasi tersebut.

“Pihak Jasa Marga terus berkoordinasi dengan Tim Geoteknik dari ITS untuk memantau kondisi longsoran tersebut,” kata Hendri.

Sementara, saat ini dilakukan penanganan pertama dengan pemasangan karung pasir di tepi dan di kaki longsoran. Selain itu, Jasa Marga juga telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan akibat longsor tersebut.

Baca : Tol Trans Sumatera Terancam Setop, Kurang Suntikan Rp60 T 

“Berupa pengurangan Kapasitas Transaksi di Gerbang Tol Dupak dan Banyu Urip menyesuaikan Kapasitas Lajur yang masih bisa dilewati dan berkoordinasi dengan kepolisian,” jelasnya.

Untuk rekayasa atau contra flow dilakukan pada bukaan jalur tol terdekat, yaitu pada KM 5+600 s.d KM 09+000. Pihaknya meminta maaf terkait kejadian dan penanganan longsor tersebut.

“Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan,” pintanya.

Medcom

LEAVE A REPLY