Jokowi Beri Tenggat 4 Hari Perbaiki Jembatan Mataraman Kalsel

0
50

Presiden Joko Widodo meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono memperbaiki Jembatan Mataraman yang putus akibat banjir Kalimantan Selatan.

Jokowi mengatakan jembatan itu menghubungkan jalur distribusi barang sehingga harus diperbaiki secepat mungkin.

“Ini juga salah satu jembatan yang runtuh akibat banjir dan saya sudah minta ke Menteri PU agar dalam 3-4 hari ini bisa diselesaikan sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu,” kata Jokowi di Kabupaten Banjar, Kalsel, Senin (18/1).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meninjau proses evakuasi warga terdampak. Menurutnya, proses evakuasi telah berjalan dengan baik.

 

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mengecek bantuan kepada warga. Jokowi berjanji akan mencukupi kebutuhan warga yang terdampak banjir Kalimantan Selatan.

“Kita lihat sehingga kekurangan-kekurangan yang ada bisa dibantu dari pemerintah pusat, selain dari logistik pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” ujarnya.

Jokowi pun menyampaikan bela sungkawa pada seluruh korban. Ia mengirim doa pada korban dan keluarga.

“Saya ingin sampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir di Kalimantan Selatan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya.

Banjir melanda Kalimantan Selatan pada Selasa (12/1), merendam 10 kabupaten kota

Sebanyak 27.111 rumah terendam karena banjir tersebut. Akibatnya, 112.709 orang terdampak dan harus mengungsi.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat akan terjadi di wilayah Kalimantan Selatan pada 15-18 Januari.

Daerah yang dilanda cuaca ekstrem itu antara lain Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Tapin, dan Hulu Sungai Selatan.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor telah menaikkan status siaga darurat menjadi tanggap darurat pasca banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Kalsel.

CNN

LEAVE A REPLY