Pecah Rekor, Harga 1 Bitcoin Tembus Rp 563 Juta

0
130

Jakarta, Nawacita – Bitcoin kembali raih harga tertinggi hingga US$ 40.000 atau setara Rp 563 juta (kurs Rp 14.074 per dolar) pada 7 Januari 2021 setelah sebelumnya mengalami kenaikan hingga US$ 20.000 atau setara Rp 281 juta pada akhir tahun 2020. Tidak hanya itu, bitcoin digadang-gadang bisa mencapai harga lebih tinggi dalam jangka panjang.

Melonjaknya harga bitcoin didorong oleh banyaknya investor yang menjadikan aset kripto sebagai alternatif investasi dan masyarakat yang mulai tertarik untuk belajar mengenai crypto asset.

Chairman Asosiasi Blockchain Indonesia, Oham Dunggio mengatakan, bitcoin terakhir kali menyentuh all time high (ATH) 3 tahun lalu di angka US$ 20.000 dan melewati koreksi yang cukup panjang.

“Selama masa koreksi ini banyak negara yang menerbitkan peraturan tentang aset kripto dan beberapa perusahaan mulai berinovasi menggunakan bitcoin, lalu diikuti dengan bitcoin halving yang terjadi di bulan Mei 2020 silam. Seluruh faktor ini menjelaskan perihal melejitnya harga bitcoin,” ujar Oham Dunggio dalam keterangannya, Rabu (13/1/2021).

Bitcoin dikenal sebagai salah satu aset berbentuk virtual yang kerap digunakan sebagai alat investasi dan telah diakui oleh Dewan Pengawasan Bursa Berjangka Indonesia setelah Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) mengeluarkan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 5 Tahun 2019 tentang Teknis Penyelenggaraan Pasar Komoditi Aset Kripto (Crypto Asset).

“Dalam aturan tersebut, bitcoin ditetapkan sebagai salah satu komoditi aset digital yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka,” imbuhnya.

Di Indonesia sendiri sudah banyak perusahaan atau exchange penyedia platform jual-beli bitcoin atau aset kripto lainnya yang aman dan berlisensi.

Beberapa exchanges yang telah terdaftar di Bappebti sebagai pedagang aset kripto, diantaranya Luno, Rekeningku, Indodax, Bitocto, Zipmex, Pintu, Upbit, dan Digital Exchange Indonesia.

Beritasatu

LEAVE A REPLY