Guru Besar USU Ungkap Alasannya Serang SBY dan Agus Yudhoyono

0
62

Jakarta, Nawacita – Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Yusuf Leonard Henuk mengungkapkan alasan dirinya sangat membela Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan, Jokowi dinobatkan sebagai Maneleo atau raja oleh para raja dan bangsawan Rote Ndao pada 2018.

Dengan itu, Yusuf berani menyerang Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dengan menyebut ‘Bapak Mangkrak Indonesia’ dan menyerang putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono menyebut AHY bodoh sekali lewat cuitannya di Twitter.

“Program dia (Jokowi) baik, karena program dia (Jokowi) pastinya kita dukung. Kedua itu, Jokowi itu Presiden, dia pernah ke Rote. Kami pernah kasih gelar raja terbesar, orang semua di Rote. Kami berikan gelar itu, kami tidak bisa melawan itu raja kami,” ungkap Yusuf saat dikonfirmasi VIVA pada Rabu siang, 13 Januari 2021.

Berdasarkan itu, guru besar Fakultas Pertanian USU melawan apa disampaikan bapak dan anak itu di Twitter. Karena mengkritik Presiden Jokowi dan dinilai ada kekeliruan yang disampaikan SBY dalam akun pribadinya.

“Jujur saya dari Rote, orang Rote bilang. Itu Jokowi dilawan dan diobok-obok, kau diam. Saya lawan lah,” sebut Yusuf.

Yusuf secara terang-terangan menyatakan tidak suka dengan SBY dan anak kandungnya, AHY. Hal itu, memberanikan diri untuk melawan cuitan dari petinggi Partai Demokrat itu. Ia mengaku dengan kejadian ini, sudah terkenal di Indonesia.

“Saya sudah terkenal, dari awal saya tidak suka mereka (SBY dan AHY). Andi Arief saya tidak suka nyinyir kan. Sekarang hadapi,” tantang Yusuf.

Berikut cuitan Prof. Yusuf menyerang SBY dan AHY di akun Twitter-nya:

Yth.@SBYudhoyono, tahu dirilah kau sudah mantan jadi jangan sok mengajari @jokowi soal pembangunan proyek strategis nasional, karena kau memang gagal&telah dijuluki:”Bapak Mangkrak Indonesia”, jadi tak pantas kau ajari @jokowi “ikan berenang”, karena pasti malu kalipun kau, paham!”

Kemudian, kembali menyampaikan cuitan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, AHY:

Yth Ketua Umum @ PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH udah harus buktikan memang kau BODOH sekali, karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia tak pernah ada” GOVERNMENT ERROR “penyebabnya. Tapi” 7 FAKTOR “(http://indonesiabaik.id/infografis /7-faktor-penyebab-jatuhnya-pesawat). Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY! “tulis Leonard yang dikutip pada Selasa, 12 Januari 2021.

Viva

LEAVE A REPLY