3 Band Metal Indonesia Berpengaruh yang Berasal dari Ujungberung

0
62
Burgerkill formasi lawas

Jakarta, Nawacita – Kalo denger kata Ujungberung, mungkin ingetnya sama musik metal.

Padahal Ujungberung adalah nama salah satu kecamatan di ujung timur kota Bandung yang menjadi pusat hilir mudik kendaraan.

Letaknya yang berada di wilayah terluar timur Bandung menjadikan Ujungberung selalu dilewati para pengguna jalan yang hendak masuk atau keluar Bandung.

Nggak heran kalo Uber, singkatan Ujungberung, identik dengan musik cadas. Meskipun secara administratif masih masuk ke wilayah Kota Bandung, namun jarak yang cukup jauh dari pusat kota membuat Ujungberung memiliki geliat tersendiri yang kelak menciptakan sebuah sejarah, besar terutama di skena musik bawah tanah Indonesia.

Ujungberung-lah yang menjadi saksi pergerakan anak muda penyuka musik cadas sejak medio 1980-an. Konsisten dengan musik ekstrim, daerah Ujungberung juga lekat dengan istilah “Panceg Dina Galur” yang berarti tetap berada di jalan yang lurus.

Dalam artian, Ujungberung bagaimanapun akan tetap lekat dengan musik cadas. Besarnya pengaruh musik cadas di area ini juga dapat dirayakan tahunan dengan helatan “Bandung Berisik” yang juga diketahui menjadi event musik keras terbesar se-Asia Tenggara.

Sejak itu, Ujungberung dikenal sebagai produsen aktif grup band metal yang kemudian menjadi nama-nama beken di ensiklopedia metalhead se-Indonesia dan mancanegara.

Meskipun saat ini, Ujungberung lebih dikenal sebagai pusat hunian bagi warga sub-urban kota Bandung dengan densitas yang sangat padat, tidak heran Bandung Timur menjadi semakin hidup karenanya. Simak 3 band berikut yang bagi HAI memberikan pengaruh besar bagi pergerakan musik bawah tanah di Ujungberung ini:

Burgerkill

Berawal sebagai band remaja normal yang penuh candaan pada akhir 1990-an – lihat saja nama Burgerkill yang merupakan parodi dari resto burger waralaba Burger King – Burgerkill kemudian menjelma menjadi satu unit metal raksasa yang memiliki pengaruh di Indonesia.

Burgerkill mengawali karirnya dengan membawakan lagu dengan nuansa old-school hardcore yang kasar diimbuhi dengan jeritan parau dari sang vokalis yang melegenda, Alm. Ivan Scumbag. Album-album pertama mereka berhasil membawa Burgerkill menjadi para begundal yang sukses melanggengkan namanya, setidaknya di kota Bandung.

Setahun sebelum kepergian sang vokalis, Burgerkill bersama Ivan Scumbag menelurkan masterpiece album berjudul ‘Beyond Coma and Despair’ yang menjadikan titik balik Burgerkill yang kemudian disegani, tidak hanya di Indonesia namun juga bagi penggemar musik cadas di seluruh dunia. Burgerkill juga memiliki fanbase raksasa yang selalu mengiringi menggelegarnya penampilan mereka di setiap panggung.

Jasad

Bisa dibilang, Jasad adalah dedengkot bagi skena musik metal Indonesia. Bagaimana tidak, sejak awal terbentuk di tahun 1990an awal, Jasad sudah memainkan musik Brutal Death Metal yang saat itu belum terlalu umum untuk didengarkan masyarakat.

Penyuka musik keras kala itu biasanya masih dimanjakan dengan hentakan musik Hardcore yang memang sedang mencapai klimaksnya di Indonesia.

Jasad dipentoli oleh sosok bernama Yuli dan Man, nama terakhir jugalah yang membuat Jasad menjadi band metal ekstrim yang unik. Dengan membawa unsur Sunda yang kental, Jasad berhasil membungkus tema musik yang membuat mereka juga dikenal dengan sangat apik di mancanegara. Terbaru, mereka merilis EP ‘5’ di akhir tahun 2019 lalu.

Forgotten

Forgotten adalah grup Death Metal kelas berat yang terbentuk pada tahun 1994 dengan formasi awal Addy Gembel (Vokal), Ferly (Gitar), Toteng (Gitar), Kardun (Bass), dan Kudung (Drum). Terbentuknya grup band Forgotten tidak terlepas dari sejarah komunitas penyuka musik cadas bernama ‘Homeless Crew’ di Ujungberung.

Terkenal dengan penulisan lirik dari sang vokalis yang berani dan sarat makna, Forgotten adalah band yang tidak pernah akan terlupakan namanya di skena musik bawah tanah. Masih aktif hingga sekarang, Forgotten kembali berhasil mengeluarkan album terbaru ‚‘Silalatu‘ pada Desember 2020 lalu. Beberapa nama beken asal Bandung seperti Morgue Vanguard juga turut mengisi bagian dalam album band metal gaek ini.

Hai

 

LEAVE A REPLY