INAPRO Resmi di Tutup, Transaksi Tembus 960.980 Juta

0
171
INAPRO

Surabaya, Nawacita – 22 November 2020 INAPRO EXPO 2020 pameran hybrid yang dibuka oleh Menteri Perdagangan bersama Gubernur Jawa Timur didampingi Wakil Gubernur, ketua DPRD, Forkopimda, Ketua dekransda. Webinar Local Market mulai Bapak Wakil Gubernur, Ibu Ketua Dekransda, dan Kepala Dinas Industri dan Perdagangan. Ditutup oleh Ibu Walikota Tri risma harini.

Seluruh peserta pameran turut mendukung terlaksananya acara ini dengan menampilkan berbagai produk unggulan jawa timur, berbagai batik dari seluruh Nusantara, aneka kriya, dan aneka olahan makanan dan minuman. Selama empat hari pelaksanaan INAPRO Expo 2020 telah sukses menghadirkan lebih dari 2000 buyer dan total transaksi offline mencapai 960.980.000 juta dan transaksi online masih berjalan hingga akhir tahun.

Risma apresiasi pelaksanaan pameran ini dalam masa pandemi dgn tetap menjaga protokol demi bergeraknya ekonomi khususnya di surabaya, setiap harinya perputaran uang disurabaya sebesar 11 Triliun Rupiah

Berbagai acara menarik juga cukup meramaikan dan memberikan banyak edukasi kepada pengunjung selama empat hari pameran berlangsung. Terdapat berbagai acara talkshow yang di hadiri oleh banyak pembicara menarik seperti Bapak Azrul Ananda, Ibu Arumi Bachin, Bapak Sandiaga Uno dan masih banyak lagi yang membahas mengenai kreatifitas, berbagai edukasi mengenai berbagai produk, digital marketing dan juga mengenai kiat-kiat berbisnis yang didukung oleh Asosiasi binaan KADIN & UKM Provinsi Jawa Timur dan E – commerce serta digital platform yang hadir mendukung acara ini.

Rasa terima kasih dan syukur juga diungkapkan oleh Ketua Umum Kamar Dagang Surabaya, Bapak Ali Affandi yang menutup acara ini, “Saya terimakasih untuk kesempatan yang diberikan KADIN JATIM dalam menjadikan KADIN Surabaya sebagai penyelenggara pameran INAPRO 2020. Dengan adanya pameran INAPRO 2020 kami berharap menjadi pemulihan ekonomi di Jawa Timur khususnya di kota Surabaya ” Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi mengatakan, pameran yang digelar Kadin Jatim dengan mengusung tema “Bangga Buatan Indonesia” tersebut menjadi momentum kebangkitan ekonomi Jatim dan Surabaya. Perhelatan ini juga menjadi angin segar bagi UMKM karena diberi kesempatan untuk kembali memamerkan dan menjual produk mereka setelah sekian lama vakum.

“Ini adalah langkah strategis Kadin Jatim untuk kembali menggerakkan ekonomi, memberikan nafas kepada pengusaha khususnya UMKM yang hampir setahun tidak bisa menjual produk mereka,” tegas Andi, panggilan akrab Ali Affandi, di sela-sela penutupan INAPRO, Minggu (22/11).

Acara ini ditutup secara resmi oleh Walikota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T. yang mengungkapkan terima kasih dan syukurnya terhadap keberanian penyelenggara untuk melakukan gebrakan demi pemulihan ekonomi setelah pandemi, “This is the first success exhibition during pandemic in Surabaya” ucap Ibu Walikota. Dengan bangga ia mengatakan jika produk-produk di Surabaya sudah memiliki market sendiri di luar negri sehingga sudah seharusnya kita bangga dengan produk lokal hasil dari para pelaku usaha.

Dengan ditutupnya acara ini juga memberikan harapan besar pada pelaksanaan selanjutnya yang akan menghadirkan konsep-konsep terbaru untuk tetap memulihkan ekonomi khususnya Provinsi Jawa Timur melalui sinegri yang terus dilakukan oleh pemerintah, pelaku usaha secara terus – menerus.

Dny

LEAVE A REPLY