Ikutan Boikot Produk Prancis? Sudahkah Cek Meteran Listrik di Rumah

0
719
MCB Listrik Schneider Electric.
MCB Listrik Schneider Electric.

JAKARTA, Nawacita – Orang mengenal produk Prancis hanya merek populer seperti Aqua, Danone, Vit, Bebelac, Sodexo, Ubisoft, Motul, hingga Peugeot. Padahal, produk Prancis bisa dibilang hampir ada di seluruh rumah tangga di Indonesia.

Produk itu adalah perangkat MCB (Miniature Circuit Breaker) atau pembatas daya di meteran PLN yang digunakan di rumah tangga, yang sebagian besar memakai produk keluaran Merlin Gerin atau Schneider Electric yang sama-sama asal Prancis.

Perangkat MCB memang digunakan di sistem listrik prabayar yang menggunakan meteran digital dan kode token listrik atau kode meteran listrik.

Sistem listrik prabayar saat ini semakin banyak di adopsi pelanggan, karena memang sangat memudahkan mereka mengontrol pemakaian daya listrik yang digunakan di rumah. Hanya perlu mengisi kode token listrik atau kode meteran listrik. Pelanggan juga terhindar dari risiko tagihan berlebih yang sering terjadi.

Baca Juga: Boikot Produk Prancis, Memang Apa Saja Sih yang Ada di Indonesia?

Adapun fungsi MCB, menurut laman web resmi Schneider Electric adalah sebagai proteksi dan pemutus arus apabila terjadi kelebihan beban ataupun terjadi hubung singkat. ”Circuit Breaker menjadi hal yang sangat penting karena kegagalan fungsi dari CB dapat menimbulkan kebakaran,”.

Ketika arus yang melewati CB melewati jumlah seharusnya, maka CB akan otomatis memutus arus itu. Jumlah arus yang melebihi jumlah sebenarnya adalah hal yang sering menyebabkan kebakaran pada bangunan, sehingga CB penting untuk berfungsi dengan baik.

Schneider Electric adalah salah satu perusahaan yang menghasilkan produk MCB berkualitas terbaik dan teraman, karenanya banyak sekali digunakan di rumah tangga di Indonesia.

MCB ditujukan untuk rumah tangga, karena memiliki kapasitas rating arus (konsumsi arus yang dibutuhkan untuk alat beroperasi) yang lebih kecil, hanya sampai 63 Amps. Schneider Electric juga memiliki Molded Case Circuit Breaker (MCCB) yang punya kapasitas rating arus sampai dengan 1000 Amps, sehingga digunakan untuk alat-alat yang lebih berat.
Baca Juga: Boikot Produk Prancis, Para Pemimpin Muslim Mengecamnya

Tertarik untuk mengganti MCB listrik di rumah? Menurut pantauan wartawan, harga MCB Schneider Electric Domae 1 Phase C 16 16a untuk daya 3.520 watt dibanderol cukup terjangkau. Hanya Rp50 ribuan.

Namun, mengganti MCB sendiri (tanpa sepengetahuan PLN) adalah pelanggaran. Bahkan, membuka segel MCB juga sudah termasuk pelanggaran sehingga pengguna bisa dikenakan denda. Banyak kasus pelanggan mengganti MCB sendiri dengan daya lebih besar. Ini berisiko akan memicu kebakaran akibat hubungan arus pendek. Selain itu, juga akan merugikan PLN.

Apa yang terjadi jika masih nekad? Jika ditemukan fakta pelanggaran saat PLN menggelar P2TL (Penertiban Penggunaan Tenaga Listrik), pelanggan akan mendapat denda atau sanksi berupa pemutusan arus listrik sementara sampai denda dibayarkan.

sdnws.

LEAVE A REPLY