Terbukti LGBT Prajurit TNI Praka P Dipecat

0
265
Terbukti LGBT Prajurit TNI Praka P Dipecat.
Terbukti LGBT Prajurit TNI Praka P Dipecat.

SEMARANG, Nawacita – Kodam IV/Diponegoro menegaskan, pemecatan Praka P sebagai prajurit TNI karena terbukti melakukan perilaku menyimpang, yaitu melakukan hubungan seks sesama jenis. Putusan pemecatan yang dilakukan Pengadilan Militer II-10 Semarang itu dilansir dalam website Mahkamah Agung (MA).

Praka P yang aktif sebagai prajurit TNI tahun 2008 juga dihukum satu tahun penjara. Dia juga didakwa melanggar Pasal 103 ayat 1 KUHP Militer, yaitu tidak menaati perintah dinas. Perintah dinas yang dimaksud adalah Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/1648/2019 tanggal 22 Oktober 2019 tentang Larangan terhadap Prajurit TNI dan PNS serta keluarganya untuk tidak melakukan hubungan sesama jenis.

Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Kav Susanto menegaskan pihaknya telah melakukan tindakan preventif sejak proses seleksi menjadi prajurit dengan melakukan screening dan tes mental ideologi.

Baca Juga: Hukum Rajam sampai Mati bagi LGBT Brunei Siap Menerapkannya

“Tidak hanya itu Kodam IV/Diponegoro juga telah menerbitkan Surat Telegram untuk prajurit aktif tentang larangan perbuatan asusila dan LGBT,” kata Kapendam dalam keterangan resminya, Kamis (15/9/2020).

Baca Juga: Sultan Brunei Kembalikan Gelar dari Oxford Karena Kritikan Anti-LGBT

Dia menambahkan, selain secara rutin setiap satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro mulai dari satuan bawah hingga atas melakukan Bintal fungsi komando, yaitu ceramah rohani yang disampaikan sebagai wahana untuk memelihara dan meningkatkan kualitas mental spiritual, ideologi dan kejuangan prajurit.

“Bahkan setiap pelaksanaan apel atau jam komandan diberikan penekanan tentang doktrin keprajuritan yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Tentunya bagi setiap pelanggaran disiplin sekecil apapun itu akan diberikan tindakan tegas,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut sudah cukup pemahaman yang diberikan bagi setiap prajurit untuk selalu berusaha berbuat yang terbaik serta melakukan evaluasi dan introspeksi diri berkaitan dengan tugas-tugas yang telah dijalankan guna perbaikan di masa depan.

“Sehingga prajurit Kodam IV/Diponegoro mampu berfikir dan bertindak secara bijak dan tidak kehilangan arah,” tegasnya.

oknws.

LEAVE A REPLY