Kontribusi UMKM ke Ekspor Nasional Tinggal Tersisa 14 Persen

0
146
UMKM
illustrasi UMKM

Jakarta,Nawacita – Menteri Koperasi dan UMK Teten Masduki mengungkapkan porsi produk UMKM dalam ekspor terus turun. Saat ini, sumbangan UMKM kepada produk ekspor  hanya tinggal 14 persen.

“Dari tahun ke tahun ekspor UMKM terus turun, kali ini tersisa 14 persen tertinggal dengan Vietnam dan Malaysia,” ujarnya dalam diskusi publik Bangun UMKM di Tengah Multikrisis, Kamis (15/10).

Ia mengatakan kondisi itu berbanding terbalik jika dibandingkan dengan negara lain.  Pasalnya, sejumlah negara seperti China, Jepang, dan Korea Selatan justru sukses mendorong UMKM naik kelas.

Bahkan, untuk China, produk UMKM sudah mendominasi ekspor hingga 70 persen.

Sedangkan Jepang 50 persen ekspor disumbang UMKM dan Korea Selatan hampir 40 persen. Tak hanya itu, produk UMKM di 3 negara tersebut sudah berbasis manufaktur.

“Kalau UMKM kita ini masih didominasi keripik, akik, dan batik,” ucapnya.

Oleh sebab itu, ia menilai peningkatan kualitas produk UMKM bernilai ekspor melalui pendampingan perlu dilakukan. Program pendampingan ini juga sudah tercantum dalam UU Omnibus Law Cipta Kerja melalui program inkubasi.

Ia menuturkan ketatnya persaingan tersebut berpotensi menggerus pendapatan pelaku usaha mikro tersebut.

“Pasca pandemi itu persaingan di bawah makin ketat, jumlah warung makin banyak. Di Jakarta saja, dari 100 rumah ada 25 warung kalau ditambah lagi pendapatan bisa turun karena persaingan tinggi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang UKM/IKM Apindo Ronald Walla menuturkan UMKM selama ini menghadapi 3 masalah utama, yaitu perizinan, pemasaran, dan pendanaan.

“Ini akumulasi permasalahan dari lama, ini sudah solusinya diberikan oleh pemerintah lewat UU Cipta Kerja,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera merampungkan Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi aturan teknis dari UU Cipta Kerja. Sebab, sejumlah aturan dalam UU Cipta Kerja tersebut dinilai masih bersifat umum.

“Tapi, semuanya spiritnya bagus sekali, yaitu melindungi pelaku UMKM melakukan usahanya dalam sebuah iklim usaha yang kondusif, dan ini memang menjadi tugas pemerintah,” katanya.

Cnn

LEAVE A REPLY