Bank Indonesia Jatim Dukung Pengrajin Batik Agar Tetap Eksis di Masa Pademi

0
61
bank
Program Ngobrol Online Ispiratif

Surabaya, Nawacita – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indoneia (KPw BI) Jawa Timur kembali menggelar Program Ngobrol Online Ispiratif (Ngopi) episode ke 19, Rabu (14/10/2020). Ngopi bareng media yang dilakukan secara virtual mengambil tema “Eksotisme Batik Indonesia” dengan harapan pengrajin batik di Jatim terus eksis dan berinovasi di saat pademi Covid-19.

Pada acara “Ngopi” virtual ini BI Jatim menghadirkan narasumber Designer kondang sekaligus pengrajin batik dari Banyuwangi, Isyam Samsi, yang terkenal dengan batiknya “Gajah Oling dan Sekar jagat”. Kemudian Fonder/Owner tas dan masker batik Wulan Gandanegara dan Owner Hallo batik Hillda Sutanto pengusaha batik untuk kalangan muda dengan moderator Citra Permata.

Kepala KPW BI Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah, saat membuka Ngopi Bareng Media ke 19 mengatakan, BI akan terus berusaha memberikan dukungan kepada para pengrajin batik baik itu pengrajin pemula maupun pengrajin yang sudah lama eksis menekuni usaha batik. Jawa Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia yang terkenal dengan batiknya. Seperti Batik Gedhog dari Tuban, batik gajah oleng dan sekar jagat dari Banyuwangi,  bqatik parang dari Magetan,dan batik Tanjung Bumi dari Madura.

“Diharapkan para pengrajin batik terus berkarya dan berkarya, berenovasi serta juga harus bisa melihat permintaan dan peluang pasar  baik itu pasar lokal dan global,” ujar Difi Amad Johansya kepada media, Rabu (14/10/2020).

Salah satu pembicara “Ngopi” dari Fashion Designer Kenamaan Banyuwangi, Isyam Syamsi, seorang Fashion yang menciptakan karya batik dan sudah dipakai oleh berbagai nama san pejabat penting di negeri ini membagikan pengalamannya. Ia bermula dari hobby menggambar dan juga sering ikut lomba dari event ke event selanjutnya, siapa yang menyangka peluang tersebut membuka jalan untuk menjadi berkarier di dunia fashion kondang. Pada tahun 2015 memulai menekuni karier serta entrepreneur sebagai fashion designer hingga sekarang.

Dengan belajar pada desainer-desainer kondang seperti Almh, Mas Ramli, mentor fashion guru seperti Bang Merdi Sihombing, Mas Ali Charisma dan desainer lainnya menjadikan namanya terkenal bukan saja di Jawa Timur tetapi juga ditingkat nasional. Dan sampai saat ini terus berkarya hingga bisa menciptakan 40 batik khas Banyuwangi di antaranya Motif Batik “Gajah Oling dan Sekar Jagat”

Dalam bincang Ngopi BI Jatim ini, Isyam juga tak lupa memberikan tips kepada para pemuda/pemudi yang akan memulai karier di dunia fashion.

“Pertama yang harus dimulai yakni membentuk brand yang memiliki ciri khas dan karakakter pada setiap rancangan desain. lalu perbanyak membangun relasi dan membuka diri menerima kritik saran. Kemudian meningkatkan promosi dengan sering ikut lomba maupun event fashion show. Selalu upgrade diri dan karya dengan cara mengikuti kelas, sharing diskusi tentang fashion design dengan designer senior nasional maupun internasional,” ujar Isyam..

Ia juga mengingatkan untuk tidak lupa meningkatkan kualitas desain dan karya, serta menjalin kolaborasi dengan pengerajin batik, UMKM dan designer, serta mampu mengelola perusahaan dan keuangan dengan baik dan tepat.

LEAVE A REPLY