9 Oktober Sejarah Dunia: Lahirnya John Lennon Hingga Che Guevara Dieksekusi Mati

0
272
John Lennon The Beatles.
John Lennon The Beatles.

SOLO, Nawacita – Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 9 Oktober. Salah satunya adalah lahirnya John Lenon pada 9 Oktober 1940 yang kemudian menjadi vokalis grup musik legendaris, The Beatles. Selain itu, ada berbagai kejadian lain pada 9 Oktober yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut kami merangkum beberapa peristiwa dalam catatan peristiwa dunia hari ini yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

1238
Raja Aragon, James I, berhasil menaklukkan wilayah Valencia. Ia juga mengklaim sebagai Raja Valencia hingga akhir hayatnya pada 27 Juli 1276.

1264
Pasukan Kerajaan Kastilia berhasil menguasai Kota Jerez di bagian selatan Spanyol. Sebelumnya, kota tersebut telah menjadi wilayah kekuasaan pasukan muslim sejak 711.1594
Pasukan Kerajaan Kandy di Sri Lanka berhasil mengalahkan pasukan Portugal di Danture, Kerajaan Kandy. Peristiwa itu sekaligus mengakhiri Kampanye Danture yang dilancarkan pasukan Portugal selama hampir tiga bulan.

1740
Pembantaian Orang Tionghoa di Batavia, Geger Pacinan atau dikenal sebagai Tragedi Angke merupakan tragedi pembantaian orang Tionghoa di Batavia. Kekerasan dalam batas kota berlangsung dari 9 Oktober hingga 22 Oktober 1740. Sedangkan berbagai pertempuran kecil terjadi hingga akhir November tahun yang sama. Keresahan dalam masyarakat Tionghoa dipicu oleh represi pemerintah dan berkurangnya pendapatan akibat jatuhnya harga gula yang terjadi menjelang pembantaian ini.

Untuk menanggapi keresahan tersebut, pada sebuah pertemuan Dewan Hindia (Raad van Indië), badan pemimpin Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), Guberner-Jenderal Adriaan Valckenier menyatakan bahwa kerusuhan apapun dapat ditanggapi dengan kekerasan mematikan, Pernyataan Valckenier tersebut diberlakukan pada tanggal 7 Oktober 1740 setelah ratusan orang keturunan Tionghoa, banyak di antaranya buruh di pabrik gula, membunuh 50 pasukan Belanda.

Kekerasan ini dengan cepat menyebar di seluruh kota Batavia sehingga lebih banyak orang Tionghoa dibunuh. Diperkirakan bahwa lebih dari 10.000 orang keturunan Tionghoa dibantai. Jumlah orang yang selamat tidak pasti; ada dugaan dari 600 sampai 3.000 yang selamat. Pada tahun berikutnya, terjadi berbagai pembantaian di seluruh pulau Jawa. Hal ini memicu suatu perang selama dua tahun, dengan tentara gabungan Tionghoa dan Jawa melawan pasukan Belanda. Setelah itu, Valckenier dipanggil kembali ke Belanda dan dituntut atas keterlibatannya dalam pembantaian ini.

Baca Juga: 8 Oktober Sejarah Dunia: Perang Balkan 1 Meletus Hingga Ditangkapnya Che Guevara

1806
Prusia mendeklarasikan perang terhadap Prancis lantaran takut Prancis akan kembali memiliki kekuatan di Eropa setelah mengalahkan Austria. Tindakan Prusia itu lantas memicu perang yang disebut dengan Perang Koalisi Keempat. Prusia bersama negara yang tergabung dalam Koalisi Keempat, yakni Rusia, Inggris, Saxony, Swedia, dan Sisilia kalah setelah berperang selama hampir setahun melawan Prancis dan sekutunya.1914
Pengepungan Antwerp yang dilancarkan pasukan Jerman di Antwerp, Belgia berakhir. Setelah hampir dua pekan melakukan pengepungan, pasukan Jerman berhasil menguasai Antwerp.

1934
Raja Yugoslavia Alexander I tewas tertembak di Marseille, Prancis. Pelaku penembakan itu adalah Vlado Chernozemski dari Bulgaria, anggota kelompok nasionalis ekstrem Makedonia-Kroasia yang menginginkan kemerdekaan dari Yugoslavia.

1940
Pasukan Jerman membombardir Kota London, Inggris di malam hari melalui serangan udara. Serangan itu merupakan bagian dari Pertempuran Britania di masa Perang Dunia II. Serangan Jerman itu menjadi salah satu yang terbesar di London selama Pertempuran Britania. Gereja termegah di London, Katedral St. Paul, mengalami beberapa kerusakan karena serangan itu.

1940
Kelahiran John Lennon, John Winston Lennon lahir di Liverpool, Inggris, 9 Oktober 1940 dan meninggal di New York City, Amerika Serikat, 8 Desember 1980 pada umur 40 tahun. Ia dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagu, instrumentalis, penulis, dan aktivis politik yang terkenal di seluruh dunia sebagai pemimpin dari The Beatles.

Lennon dan Paul McCartney membentuk partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini. Lennon dengan sinismenya dan McCartney dengan optimismenya melengkapi satu sama lain dengan sangat baik. Setelah bubarnya The Beatles pada tahun 1970, ia juga sukses dengan karier solonya. Salah satu hitsnya yang hingga kini masih sangat terkenal adalah Imagine, lagu yang kemudian menjadi salah satu himne perdamaian dunia.

Lennon juga menunjukkan sifatnya yang pemberontak dan selera humornya yang sinis dalam film-film seperti A Hard Day’s Night (1964), dalam buku yang ditulisnya seperti In His Own Write, konferensi pers dan wawancara. Ia menggunakan kepopulerannya untuk kegiatannya sebagai aktivis perdamaian, seniman dan penulis.

Lennon dua kali menikah, yaitu dengan Cynthia Powell pada tahun 1962 dan seniman Jepang, Yoko Ono pada tahun 1969. Ia memiliki dua orang anak, Julian Lennon (lahir tahun 1963) dan Sean Taro Ono Lennon (lahir tahun 1975). Ia meninggal di New York pada usia 40 tahun, ditembak oleh Mark Chapman, penggemarnya yang gila.

Baca Juga: 11 September Sejarah Dunia: Hari Radio Nasional Hingga Tragedi Menara Kembar WTC Amerika Serikat

1950
Polisi di Goyang, Gyeonggi-do, Korea Selatan (Korsel) mulai membantai warga sipil yang dituding sebagai simpatisan Korea Utara (Korut). Pembantaian itu berlangsung selama 22 hari dan menewaskan lebih dari 150 warga sipil.

1967
Che Guevara Dieksekusi Mati, Ernesto “Che” Guevara lahir di Rosario, Argentina, 14 Juni 1928 dan meninggal di Bolivia, 9 Oktober 1967 pada umur 39 tahun. Ia adalah seorang pejuang revolusi, dokter, penulis, pemimpin gerilyawan, diplomat, dan pakar teori militer asal Argentina yang berhaluan Marxis. Sebagai salah satu tokoh utama dalam Revolusi Kuba, wajahnya telah menjadi simbol perlawanan dalam gerakan kontra-kebudayaan dan dalam budaya populer.

Pengalamannya serta ideologi Marxisme–Leninisme yang ia anut membuatnya meyakini bahwa keterbelakangan dan kebergantungan negara-negara Dunia Ketiga merupakan dampak dari imperialisme, neokolonialisme, dan kapitalisme monopoli, dan ia berkeyakinan bahwa hal ini hanya dapat dirombak oleh internasionalisme proletarian dan revolusi dunia.

Guevara meninggalkan Kuba pada tahun 1965 untuk mengobarkan revolusi di luar negeri. Pertama-tama ia mencoba membantu pemberontak di Kongo-Kinshasa, tetapi upaya ini mengalami kegagalan. Ia lalu menjadi gerilyawan di Bolivia, tetapi ia ditangkap oleh militer Bolivia yang dibantu CIA dan kemudian dihukum mati dengan cara ditembak pada 9 Oktober 1967.

soknws.

LEAVE A REPLY