Buka Misi Dagang 2020, Gubernur Khofifah Puji Keberhasilan Para Pelaku UMKM Tembus Amerika Dan Negara lainya

0
83
Gubernur

Surabaya, Nawacita – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa memuji keberhasilan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam mengembangkan usahanya. Di antara mereka ada yang sudah mampu menembus dunia.

“Ada yang sampai ke Amerika dan beberapa negara lainnya,” katanya pada acara pembukaan Misi Dagang 2020 Jatim di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, pelaku UMKM kita sudah mampu menembus dunia, tentu dengan kerja keras, ulet, profesional, kreatif dan inovatif. Saat ini, kesehatan ekonomi di Jatim, 54 persen didorong, dikuatkan dan didistribusikan oleh pelaku UMKM.

“Saya rasa Bank Jatim harus bisa menemu kenali calon calon debiturnya bahwa memang ada kreativitas yang terus dibangun,” ucap mantan Menteri Sosial ini.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim sendiri berupaya memaksimalkan Misi Dagang 202. Misi dagang ini bertujuan mempertemukan buyer dan seller, khususnya antar daerah satu dengan daerah lainnya.

Jatim bertindak sebagai tuan rumah. Kegiatan ini diikuti tiga provinsi mitra, yakni Sulawesi Utara, Maluku, dan Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan misi dagang digelar melalui online.

Masing-masing provinsi akan memaparkan produk unggulan dari daerahnya. “Misi dagang ini diharapkan mampu mendorong potensi di masing-masing provinsi,” tambah Khofifah.

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman berharap, dari kegiatan ini terjalin hubungan bisnis antar provinsi, dimana Bank Jatim akan menjembatani transaksi keuangan antar daerah. Sinergi antara Bank Jatim dengan Pemprov Jatim bertujuan meningkatkan ekonomi daerah.

“Misi dagang ini juga menjadi salah satu tekad kami mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada umumnya dan khususnya pertumbuhan ekonomi Jatim,” ungkapnya.

Data Bank Jatim menunjukkan, per Jumat (18/9/2020), dana PEN yang sudah disalurkan emiten berkode BJTM itu sebesar Rp1,68 triliun dengan jumlah 11.285 debitur.

Untuk penyaluran kredit Dana Bergulir (Dagulir) Rp100,8 miliar. Sedangkan Kredit Usaha Mikro (KUM) Jatim Kilat sebesar Rp 38,10 miliar untuk 1.081 debitur.

Dalam kesempatan ini, Bank Jatim bersama PT Amartha Mikro Fintech menyampaikan sinergitas di bidang pembiayaan dengan metode peer to peer lending. Dari hasil sinergi tersebut, per Rabu (23/9/2020), berhasil menyalurkan Rp 3,9 miliar kepada 988 debitur.

“Sinergitas ini menjadi penting mengingat tuntutan kompetisi bisnis dan perkembangan digital banking yang semakin pesat. Selain itu, industri perbankan dituntut untuk terus kreatif dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dny

LEAVE A REPLY