22 September Sejarah Dunia: Perang Kashmir Kedua Berakhir Hingga Diresmikannya Patung GWK

0
91
patung GWK (Garuda Wisnu Kencana), GWK adalah sebuah taman wisata di bagian selatan Pulau Bali.
patung GWK (Garuda Wisnu Kencana), GWK adalah sebuah taman wisata di bagian selatan Pulau Bali.

SOLO, Nawacita – Pada 22 September 1965, Perang Kashmir Kedua antara Pakistan dan India berakhir setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta kedua negara tersebut melakukan gencatan senjata. Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang layak dikenang pada hari ke-265—hari ke-266 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kalender Gregorian, 22 September.

Selain berakhirnya Perang Kashmir Kedua, masih banyak peristiwa bersejarah lain yang terjadi pada 22 September. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah, selain Perang Kashmir kedua yang berakhir, yang dihimpun dari Brainyhistory.comThepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 22 September:

904
Zhu Quanzhong membunuh pemimpin Dinasti Tang di Tiongkok, Zhaozong. Tiga tahun kemudian, ia berhasil naik takhta sebagai pemimpin di wilayah kekuasaan Dinasti Tang. Hal itu sekaligus menjadi akhir dari Dinasti Tang dan menjadi awal dari Dinasti Liang Akhir.

1789
Pasukan Rusia dan Austria mengalahkan pasukan Ottoman dalam Pertempuran Ramnic, di dekat Sungai Ramnicul Sarat, Wallachia. Atas kemenangan dalam salah satu pertempuran di masa Perang Rusia-Turki itu, Austria berhasil merebut wilayah Wallachia dari kekuasaan Ottoman.

1866
Pasukan Aliansi yang terdiri atas Brasil, Argentina, dan Uruguay menyerang wilayah Curupayty di Paraguay. Serangan itu dibalas pasukan Paraguay dan memicu pertempuran yang kini dikenang dengan nama Pertempuran Curupayty. Pertempuran yang berlangsung selama sehari itu berhasil dimenangi pasukan Paraguay. Hasil dari pertempuran tersebut juga merupakan kekalahan terbesar bagi pasukan Aliansi semasa Perang Paraguay.

Baca Juga: 21 September Sejarah Dunia: Lahirnya PM Jepang Shinzo Abe Hingga Hari Perdamaian Internasional

1914
Kapal selam milik Jerman, SM U-9, berhasil menenggelamkan tiga kapal perang milik Inggris, yakni HMS Aboukir, HMS Hogue, dan HMS Cressy di perairan Broad Fourteens, dekat Belanda. Serangan kapal selam milik Jerman menggunakan torpedo itu menewaskan lebih dari 1.400 orang.

1941
Tepat pada hari perayaan tahun baru Yahudi, Rosh Hashanah, sekitar 6.000 orang Yahudi dieksekusi mati oleh pasukan khusus Jerman di Vinnytsia, Ukraina. Sebanyak 6.000 orang Yahudi itu merupakan tahanan yang selamat dari pembantaian sebelumnya saat 24.000 orang Yahudi dieksekusi mati.

1950
Setiap 22 September, Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor dirayakan di seluruh dunia dan mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan mereka selama sehari. Perayaan ini juga mendorong pengendara untuk jalan kaki, bersepeda atau mulai menggunakan transportasi umum bagi mereka yang perlu melakukan perjalanan jauh. 

Bahkan, di hari ini beberapa kota menggunakan jalan raya mereka dengan cara berbeda. Misalnya, di Sao Paulo, Brasil, banyak masyarakat yang menggunakan kuda di jalan raya. Di Budapest, ada balapan untuk kendaraan bertenaga energi alternatif. Dilansir National Day Calendar, sejarah Hari Bebas Kendaraan Bermotor sebenarnya sudah dimulai sejak 1950-an, saat berbagai kalangan memprotes penggunaan kendaraan bermotor khususnya mobil.

1965
Perang Kashmir Kedua antara Pakistan dan India berakhir setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta kedua negara tersebut melakukan gencatan senjata. Perang yang disebabkan perebutan wilayah di perbatasan antara Pakistan dan India itu berlangsung selama kurang lebih lima pekan. Tak ada wilayah yang berubah setelah perang tersebut berakhir.

1968
Serangan Tet yang dilancarkan tentara Viet Cong di wilayah Vietnam Selatan berakhir. Serangan itu terdiri atas tiga fase yang dimulai sejak 30 Januari 1968. Meski Serangan Tet merupakan salah satu serangan terbesar semasa Perang Vietnam, tentara Viet Cong gagal mengalahkan pasukan Vietnam Selatan yang dibantu Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara lainnya.

1976
Kelahiran pesepakbola Brasil Ronaldo, Ronaldo Luís Nazário de Lima lahir di Rio de Janeiro, Brasil, 22 September 1976, umumnya dipanggil Ronaldo, adalah seorang mantan pemain dan legenda sepak bola Brasil. Oleh banyak pengamat dan pecinta sepak bola ia dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik sepanjang masa. Ia bermain sebagai penyerang dan terakhir kali bermain bagi klub Corinthians.

1978
Kelahiran penyanyi Tompi, Tompi lahir di Lhokseumawe, Aceh, 22 September 1978 adalah penyanyi jazz dan pembawa acara Indonesia. Ia dikenal melalui album Bali Lounge dan juga solo albumnya.

Baca Juga: 26 Agustus Sejarah Dunia: Gunung Krakatau Meletus Hingga Lahirnya Sri Mulyani

1980
Irak Lancarkan Invansi ke Iran, Perang Iran-Irak juga dikenali sebagai pertahanan suci dan perang revolusi Iran di Iran, dan Qadisiyyah Saddam di Irak, adalah perang di antara Irak dan Iran yang bermula pada September 1980 dan berakhir pada Agustus 1988. Umumnya, perang ini dikenali sebagai Perang Teluk Persia sehingga Konflik Iraq-Kuwait meletus pada awal 1990-an, dan untuk beberapa waktu dikenali sebagai Perang Teluk Persia Pertama.

1984
Thiago Emiliano da Silva lahir di Rio de Janeiro, Brasil. Kini, ia dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang membela salah satu klub raksasa di Inggris, yakni Chelsea.

2013
Serangan bom bunuh diri mendera Gereja All Saints di Peshawar, Pakistan. Akibatnya, 127 orang tewas dan 250 orang lainnya luka-luka. kelompok Jundallah mengklaim sebagai pihak yang melakukan serangan tersebut. Setelah serangan itu terjadi, kelompok Jundallah mengancam akan terus melakukan serangan terhadap orang Kristen jika serangan yang dilakukan pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat (AS) di Pakistan belum dihentikan.

2018
Diresmikannya patung GWK (Garuda Wisnu Kencana), GWK adalah sebuah taman wisata di bagian selatan Pulau Bali. Taman wisata ini terletak di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 120 meter.

soknws.

LEAVE A REPLY