Erick Thohir Izinkan Direksi BUMN Punya Staf Ahli Gaji Rp 50 Juta, Minat?

0
206

Jakarta, Nawacita – Menteri BUMN Erick Thohir mempersilakan Direksi BUMN merekrut hingga lima staf ahli untuk dipekerjakan di perusahaan tersebut. Dalam surat yang ditulis Erick Thohir kepada seluruh Direksi dan Komisaris BUMN 3 Agustus 2020, disebutkan staf ahli tersebut diberikan honorarium cukup besar tiap bulannya.

“Penghasilan yang diterima Staf Ahli berupa honorarium yang ditetapkan Direksi dengan memperhatikan kemampuan Perusahaan dan dibatasi sebesar-besarnya Rp 50.000.000 (lima puluh juta) per bulan serta tidak diperkenankan menerima penghasilan lain selain honorarium tersebut,” tulis Erick dalam surat dikutip kumparan, Senin (7/9).
Dalam surat itu juga ditulis, Staf Ahli ini bertugas memberikan analisis dan rekomendasi penyelesaian atas permasalahan strategis dan tugas lainnya di lingkungan perusahaan berdasarkan penugasan yang diberikan direksi.
Masa jabatan Staf Ahli paling lama 1 tahun dan dapat diperpanjang satu kali selama 1 tahun masa jabatan dengan tidak mengurangi hak Direksi untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
“Staf Ahli juga tidak diperbolehkan merangkap sebagai staf ahli di BUMN lainnya, bukan direksi atau dewan komisaris/dewan pengawas BUMN dan anak perusahaan, dan bukan sekretaris dewan komisaris atau dewan pengawas di BUMN dan anak perusahaan BUMN,” lanjut isi surat itu.
Direksi BUMN wajib menyampaikan usulan pengangkatan Staf Ahli secara tertulis kepada Kementerian BUMN c.q Deputi Bidang SDM, Teknologi, dan Informasi guna mendapatkan persetujuan. SE yang ditandatangani Erick ini juga mencabut aturan-aturan sebelumnya tentang pengangkatan staf ahli atau sejenisnya pada 2011 dan 2017.
Surat Menteri BUMN Erick Thohir soal Staf Ahli Direksi BUMN.
Foto: BUMN
kumparn

LEAVE A REPLY