Tahukah? Arti Kata Anjay yang Sebenarnya

0
340
Arti Kata Anjay yang Sebenarnya.
Arti Kata Anjay yang Sebenarnya.

JAKARTA, Nawacita Kata Anjay berada di pusaran kontroversi setelah YouTuber Lutfi Agizal mempermasalahkan penggunaan bahasa gaul tersebut di salah satu konten videonya. Menurutnya, kata anjay tidak pantas untuk digunakan dalam keseharian karena memiliki makna yang tidak baik.

Warganet hingga public figure pun beramai-ramai mengomentari pendapat Lutfi tersebut. Ada yang berpihak kepadanya, tapi ada juga yang merasa pembahasan Lutfi tidak terlalu penting. Perdebatan makin panjang ketika Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) turut bicara soal penggunaan kata anjay dalam komunikasi sehari-hari.
Lucunya, kini Lutfi malah menyatakan akan menghentikan pembahasan kata Anjay. Dalam video berjudul “Klarifikasi: Akhir Kisah Anja*y.. “Bahasa Menunjukkan Bangsa” yang ia unggah di kanal YouTube-nya pada Senin (31/8), Lutfi mengatakan tidak ingin memperbesar masalah dan tidak akan ikut campur jika ke depannya ada instansi atau LSM yang melanjutkan pembahasan kata Anjay.
Lalu, apa sebenarnya arti kata Anjay? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber:
Arti Kata Anjay

Anda tidak akan menemukan kata Anjay dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Pasalnya Anjay bukanlah kata baku, melainkan sebuah ungkapan yang diplesetkan dari kata sebenarnya.
Anjay merupakan plesetan dari anjing. Di Indonesia, kata anjing tidak hanya merujuk pada salah satu jenis hewan, tetapi juga dapat dimaknai sebagai ucapan yang kasar. Sebab, kata anjing sering kali digunakan dalam umpatan.
Saat suatu kata umpatan dirasa kasar, maka dibuatlah plesetannya, sehingga terdengar lebih halus. Dalam hal ini, Anjay termasuk bahasa gaul atau yang biasa disebut sebagai bahasa prokem. Dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bahasa prokem adalah bahasa sandi yang digemari dan digunakan oleh kalangan remaja tertentu.

Dua Makna Anjay

Kata Anjay biasa digunakan dalam percakapan di antara teman sepergaulan untuk menunjukan suasana keakraban. Pada perkembangannya, kata Anjay dapat dimaknai secara berbeda tergantung pada situasi.
Dalam penelitian Bentuk Dan Pemakaian Slang Pada Media Sosial LINE oleh Shoula Maharani Husa, kata Anjay digunakan untuk menunjukan sesuatu yang keren (atau juga bisa memiliki banyak arti sesuai dengan konteks kalimatnya).
Serupa dengan penelitian sebelumnya, Maulana Yusuf dalam makalah Bahasa Gaul (Prokem) Generasi Milenial dalam Media Sosial mengatakan bahwa kata Anjay merupakan kata multi-situasi yang dapat digunakan dalam suasana bahagia hingga marah.
Hal ini juga dipahami oleh Komnas PA. Dalam keterangan resminya, Komnas PA mengatakan kata Anjay bisa bermakna pujian dan juga bisa bermakna hinaan yang dapat dilaporkan sebagai tindak pidana.
“Jika istilah anjay digunakan untuk merendahkan martabat seseorang dapat dilaporkan sebagai tindak pidana. Maka itu harus dilihat perspektifnya,” terang rilis Komnas PA yang ditandatangani Ketua Umum Arist Merdeka Sirait dan Sekretaris Jenderal Dhanang Sasongko.
Dikutip dari media, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait berkomentar bahwa Anjay dapat dimasukkan ke dalam kekerasan verbal sesuai yang tertera pada UU Nomor 35 Tahun 2014.
Sebab kata ‘anjay’ bisa ditujukan untuk merendahkan martabat dengan seolah-olah menggantikan kata ganti anjing. Terlepas dari pro dan kontra kata Anjay, variasi bahasa merupakan suatu keniscayaan, karena manusia sebagai penutur bahasa juga beragam. Namun, pemahaman tentang bahasa dan konteks penggunaannya juga perlu dipahami.
kmprnws.

LEAVE A REPLY