19 Agustus Sejarah Dunia: Afghanistan Merdeka dari Britania Raya Hingga Hari Jadi Mahkamah Agung RI

0
291
Ilustrasi.
Ilustrasi.

SOLO, Nawacita – Afghanistan meraih kemerdekaan penuh dari Inggris pada 19 Agustus 1919. Sebelum merdeka, Afghanistan telah dikuasai Inggris sejak abad ke-19. Afghanistan yang merdeka merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 19 Agustus. Selain Afghanistan yang merdeka, masih banyak peristiwa bersejarah pada 19 Agustus yang terangkum pada Hari Ini Dalam Sejarah, 19 Agustus yang dihimpun dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

947
Pasukan Kekhalifahan Fatimiyah mengalahkan pasukan pemberontak Khawarij dalam sebuah pertempuran di Gunung Hodna, Aljazair. Pemimpin pasukan pemberontak Khawarij, Abu Yazid, tewas dalam pertempuran tersebut.

1759
Pertempuran Lagos yang melibatkan armada Angkatan Laut Inggris dan Prancis di perairan Lagos, Portugal berakhir. Salah satu pertempuran yang teradi di masa Perang Tujuh Tahun itu berlangsung dua hari dan dimenangi kubu Inggris.

Baca Juga: 18 Agustus Sejarah Dunia: Soekarno Dilantik Jadi Presiden RI Pertama Hingga Pembukaan Asian Games 2018

1919
Afghanistan merdeka dari Britania Raya. Afghanistan, adalah negara yang terkurung daratan yang terletak di Asia Selatan dan Asia Tengah. Negara ini berbatasan dengan Pakistan di selatan dan timur; Iran di barat; Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan di utara; dan Tiongkok jauh di timur laut. Wilayahnya meliputi 652.000 km², menjadikannya negara terbesar ke-41 di dunia.

1934
Melalui pemungutan suara, rakyat Jerman menyetujui penggabungan jabatan kanselir dan presiden. Dengan begitu, Adolf Hitler yang sebelumnya menjabat sebagai kanselir juga ditetapkan sebagai presiden. Jabatan Hitler yang memangku tanggung jawab sebagai presiden dan kanselir itu disebut dengan furher.

1942
Pasukan Jerman berhasil mengalahkan pasukan Sekutu yang menyerbu kawasan Dieppe, Prancis yang mereka kuasai. Peristiwa yang disebut dengan Penyerbuan Dieppe itu adalah salah satu upaya Sekutu mengusir pasukan Jerman yang menguasai Prancis sejak 1940.

1944
Pasukan Sekutu memulai operasi militer di Paris, Prancis demi mengusir tentara Jerman yang menguasainya. Pasukan Sekutu dibantu dengan rakyat Prancis bertempur melawan Jerman selama enam hari. Pertempuran tersebut berakhir dengan kemenangan Sekutu.

Baca Juga: 30 Juli Sejarah Dunia: Jambore Pramuka Pertama Digelar di London Hingga Lahirnya Tokoh PKI DN Aidit

1944
Operasi Bagration yang dilaksanakan tentara Uni Soviet di Bulgaria berakhir. Setelah melaksanakan operasi tersebut selama hampir dua bulan, pasukan Uni Soviet berhasil mengusir tentara Jerman yang menduduki Bulgaria.

1945
Presiden Soekarno melantik/mengangkat Koesoemah Atmadja sebagai Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Tanggal pelantikan tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Mahkamah Agung, melalui Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor KMA/043/SK/VIII/1999 tentang Penetapan Hari Jadi Mahkamah Agung Republik Indonesia. Koesoemah Atmaja pernah diminta Belanda untuk memimpin negara boneka bentukan Belanda, Negara Pasundan pada 1947. Namun, ia menolaknya. Jabatan lain yang pernah disandang ia adalah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada dan Guru Besar Sekolah Tinggi Kepolisian.

2003
Bom mobil meledak di markas PBB di Baghdad, Irak. Peristiwa itu menewaskan 22 orang yang di antaranya ada seorang pejabat PBB berkewarganegaraan Brasil Sergio Vieira de Mello.

2010
Amerika Serikat (AS) menarik semua pasukannya dari Irak dan mengakhiri Operasi Pembebasan Irak. Operasi yang mengharuskan pasukan AS menginvasi Irak itu berlangsung sejak 2003.

sopnws.

LEAVE A REPLY