Menkeu Bocorkan soal Pinjaman Tanpa Bunga untuk Rumah Tangga

0
108
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

JAKARTA, Nawacita – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah merampungkan skema pinjaman 0% kepada ibu rumah tangga dan para korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Nantinya, mereka akan digabungkan ke dalam program kredit usaha rakyat (KUR) yang khusus menangani program stimulus UMKM.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pinjaman tanpa bunga untuk rumah tangga masih menunggu desain atau skemanya dari pihak Satgas Penanganan COVID-19 dan PEN, serta dari para perbankan.

“Untuk pinjaman tanpa bunga ini, kita masih menunggu dari satgas dan kelompok pelaksananya yaitu melalui perbankan untuk bagaimana desainnya. Untuk sampai hari ini saya belum bisa memberikan tambahan kecuali bahwa target grupnya didefisinisikan siapa mereka (punya nama, rumah tangga itu punya usaha, punya namanya, punya alamatnya dan mungkin juga mulai masuk ke perbankan),” kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (10/8/2020) malam.

Baca Juga: Kemenkeu: Bansos Corona di Perpanjang Hingga Akhir Tahun

Dia melanjutkan, Kementerian Keuangan terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan para perbankan salah satunya dengan Bank BRI yang memiliki program bantuan untuk UMKM, serta BPD, dan perbankan lainnya.

“Ini akan menjadi tantangan paling besar dari program ini. nanti kita akan bekerjasama terutama untuk bank-bank yang sudah terbiasa menghadapi masyarakat dalam skala kecil yaitu UMKM seperti BRI, dan mungkin dari BPD atau bank lainnya,” tandasnya.

Baca Juga: Menkeu Kucurkan Dana Rp52,57 Triliun untuk 12 BUMN

Sebelumnya, Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Raden Pardede menyatakan belum bisa menjelaskan secara detail ihwal jumlah pasti yang menerima bantuan tersebut. Dia mengungkap, pemerintah akan memberikan bantuan itu berbarengan dengan penerima stimulus terhadap 12 juta pelaku UMKM.

“Terhadap UMKM ini jelas yang paling dasar bantuan produktif dan bantuan tunai secara masif untuk 12 juta UMKM. Kedua, akses terhadap keuangan. Jadi direncanakan sekarang ini dicoba untuk diperluas KUR. Pinjaman ini diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga atau korban PHK. Akan diberikan subsidi bunga nol persen sampai dengan akhir tahun,” imbuhnya

oknws.

LEAVE A REPLY