Marc Marquez Segera Jalani Operasi Kedua

0
108
Marc Marquez.
Marc Marquez.

BARCELONA, Nawacita Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, harus kembali naik ke meja operasi pada Senin 3 Agustus 2020 waktu setempat. Dengan kondisi ini, maka Marquez pun diragukan untuk bisa tampil dalam seri ketiga MotoGP 2020 yang akan dilangsungkan di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada Minggu 9 Agustus.

Pada Minggu 19 Juli 2020, Marquez sebenarnya telah menjalani operasi. Sebab, ia mengalami patah lengan setelah terjatuh dalam gelaran MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez.

Setelah istirahat beberapa hari, kondisi Marquez pun membaik. The Baby Alien bahkan sempat merasa siap untuk tampil di seri kedua pada Minggu 26 Juli 2020. Akan tetapi, pada Sabtu 25 Juli 2020, Marquez tak mampu menyelesaikan latihan bebas, yang membuatnya ditarik oleh Tim Repsol Honda.

Baca Juga: Marc Marquez Bikin Para Pembalap Jadi Gila Latihan

Honda pasalnya tak ingin memaksakan pembalapnya berlaga dengan kondisi yang 100 persen bugar. Sebab, itu akan membuat Marquez memiliki risiko lebih besar. Honda pada akhirnya memilih mengistirahatkan Marquez.

Setelah selama seminggu lebih berlalu, plat titanium yang ditanamkan ke lengan Marquez pada operasi pertama kini mengalami kerusakan akibat akumulasi tekanan. Tak ayal, hal ini membuat Marquez harus kembali dioperasi untuk mengganti plat titanium tersebut.

Dilaporkan bahwa Dr. Xavier Mir dan timnya di Rumah Sakit Universitari Dexeus berhasil mengganti plat titanium. Saat ini, juara dunia MotoGP enam kali itu harus tinggal di rumah sakit selama 48 jam sebelum dipulangkan.

“Marc Marquez menjalani operasi 13 hari yang lalu dan sekarang ia kembali ke ruang operasi. Operasi pertama berhasil, yang tidak diharapkan adalah plat tidak cukup,” terang Dr. Xavier Mir, seperti dilansir dari laman resmi MotoGP, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga: Jadwal MotoGP Republik Ceko 2020, Marc Marquez Comeback

“Akumulasi tekanan di area yang dioperasikan telah menyebabkan plat mengalami kerusakan, jadi hari ini plat titanium telah dilepas dan diganti dengan fiksasi baru. Si pembalap tidak merasakan sakit selama periode ini,” lanjutnya.

“Dia selalu mengikuti saran medis yang diberikan dan perasaan dari tubuhnya. Sayangnya, tekanan yang berlebihan telah menyebabkan masalah ini. Sekarang kita harus menunggu 48 jam untuk memahami waktu pemulihan,” pungkas Dr. Xavier Mir.

Marquez sejatinya memiliki keinginan kuat untuk segera kembali ke lintasan balap. Sebab, ia bertekad meraih gelar juara MotoGP 2020. Jika Marquez berhasil menjadi juara dunia musim ini, maka ia akan memiliki catatan yang sama dengan Valentino Rossi.

oknws.

LEAVE A REPLY