Sepi Pekerjaan, SPG Ini Menjadi Sales Sapi

0
396
Seorang marketing Penjualan Daging kurban di Surabaya juga menggunakan masker mengikuti protokol kesehatan. (dok)

Surabaya, Nawacita– Ada yang unik menjelang Hari Raya Idhul Adha tahun ini. Selain karena adanya pandemi Covid-19, Sales Promotion Girl (SPG) beralih menjadi sales penjualan sapi.

Seperti salah satu tempat penjualan hewan kurban di Jl. Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya. Adelia Oktavio salah satu SPG penjual sapi mengaku menjual hewan kurban merupakan tantangan baru. Ia mengaku bahwa menerima pekerjaan ini karena pekerjaan lamanya meliburkan dirinya.

“Dulu menawarkan produk, saat ini menawarkan hewan dengan harga jutaan. Event kurban juga hanya satu tahun sekali. Ini pengalaman pertama saya, iya tentu karena event diliburkan karena Covid. Jadi saya beralih sementara menjadi SPG hewan kurban” ungkapnya pada Jumat 24 Juli 2020.

Dari pemantauan Nawacita, para SPG itu memakai pakaian yang cukup unik. Yakni berdandan ala koboy, lengkap dengan topi rimba dikepala. Serta sepatu boot dengan rambut yang disemir cokelat. Menurutnya hal ini dipilih untuk menarik minat orang-orang yang melintas ataupun yang hendak mampir.

“Ya dandan yang unik. Biar hewan kurbannya cepat laku,” tukasnya.

Sementara itu, Wahyudi, Pengawas kandang menjelaskan bahwa menggunakan jasa SPG ini diharapkan bisa menaikan hasil penjualan. Sebab di tengah masa pandemi seperti ini, masyarakat enggan membeli hewan kurban karena keterbatasan ekonomi.

“Kita ingin membuka peluang baru akibat dari pandemi, jadi kami mencoba berjualan dengan menggandeng SPG yang terdampak. Kami memakai jasa SPG juga baru tahun ini dan ide ini muncul dari kawan-kawan. Untuk mendongkrak penjualan, ada sebanyak 6 SPG,” jelasnya.

Lanjutnya, Ia mengaku pendapatan dari penjualan sapi milik rekannya terjun bebas. Yakni hampir 50 persen dari penjualan sapi di tahun sebelumnya.

“”Pandemi ini beda jauh, cukup drop untuk tahun ini. Penurunan ada 50% tapi bersama teman-teman kami berjuang terus. Sampai hari ini baru mencapai 35 ekor untuk sapi dan kambing mencapai 40 ekor” keluhnya.

Sedangkan untuk harga hewan kurban, Ia mematok harga 2,5 juta rupiah hingga 60 juta rupiah.

“Yang kami jual ada sapi dengan harga 18 juta sampai 60 juta, lalu kambing dengan harga 2,5 juta sampai 7 juta,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY