Sejarah Nonton Bioskop Drive-in Dimulai Tahun 1933

0
71
Bioskop Drive-in.
Bioskop Drive-in.

JAKARTA, Nawacita – Konsep menonton film dari balik kemudi sempat menjadi tren besar di negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS). Bioskop dengan konsep ini bahkan sudah bisa ditemukan di sekitar 1910-an, meski baru dipatenkan pertama kali pada 1933 oleh Richard Hollingshead di negara bagian New Jersey.

Pada 1950-1960-an, bioskop drive-in menjadi sangat populer di Amerika Serikat dengan setidaknya 4.000 bioskop drive-in yang mayoritas berlokasi di pinggiran kota. Demikian dilansir dari VOA. Dulunya jenis bioskop ini dikenal utamanya sebagai alternatif menonton film untuk keluarga atau untuk muda-mudi yang ingin berkencan dengan tarif yang lebih hemat.

Popularitas bioskop drive-in ini juga berkat keleluasaan menonton yang bisa dilakukan dibandingkan menonton film di bioskop dalam ruangan. Penonton bisa merokok, membawa bayinya, hingga menonton bersama keluarga di siang hari sembari piknik bersama.

Baca Juga: Eksperimen Film Horor Pertama Marvel, Doctor Strange 2

Menurut Asosiasi Pemilik Bioskop Nasional di Amerika Serikat, mayoritas pemilik bioskop jenis ini dari kalangan bisnis kecil atau perseorangan. Mereka harus berkompetisi dengan pemain raksasa dari kalangan perusahaan di Amerika seperti AMC theatres.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Gladiator, Hiburan Hits Zaman Kekaisaran Romawi

The Hollywood Reporter melaporkan AMC Theatres sebagai perusahaan bioskop terbesar di Amerika dengan 661 bioskop dan 8.200 studio yang tersebar seantero negeri. AMC Theatres bahkan juga memiliki sedikitnya 2.200 studio di benua Eropa.

Teknologi bioskop yang dimiliki bioskop drive-in pun tidak secanggih milik pemain besar yang sudah beralih ke teknologi digital, sehingga mempermudah distribusi penayangan filmnya.

Akibatnya, bioskop-bioskop kecil di Amerika seringkali gagal menarik penonton karena kalah cepat dalam penayangan film. Sekarang Amerika diperkirakan hanya memiliki kurang dari 400 bioskop drive-in.

oknws.

LEAVE A REPLY