PT Garam Didorong Go International Agar Bisa Berkembang

0
252
PT Garam Didorong Go International Agar Bisa Berkembang.

JAKARTA, Nawacita – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memetakan perusahaan pelat merah agar bisa terus maju. Menteri BUMN Erick Thohir merencanakan agar BUMN-BUMN bisa melakukan investasi di luar negeri.

Salah satunya, PT Garam yang berpotensi untuk berinvestasi di mancanegara. Pasalnya, perseroan yang hanya fokus untuk memenuhi kebutuhan konsumsi garam ini dapat berkembang lebih besar lagi. 

“Garam masih fokus pada garam konsumsi. Itu bagus, tapi garam kebutuhan industri kita impor. Kita sedang bicara dengan Menko (Menteri Koordinator Perekonomian) dan Mendag, mungkin tidak perusahaan garam BUMN diberikan kesempatan untuk mulai melihat potensi investasi di luar negeri,” kata Erick di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Baca Juga: Menkeu Kucurkan Dana Rp52,57 Triliun untuk 12 BUMN

Kendati demikian, Erick mengaku tidak mudah untuk mewujudkan rencana itu, karena mungkin membutuhkan waktu satu hingga dua tahun. Bagaimana pun, hal itu harus segera dimulai. “Beda dengan stasiun yang hanya butuh waktu tiga bulan. Ini sulit tapi harus dimulai,” kata dia.
Baca Juga: New Normal, BUMN Pertambangan Pakai Sistem Digital

Dia menambahkan, PT Garam masuk dalam restrukturisasi perusahaan-perusahaan BUMN dengan cara menyelesaikan penyusunan klasterisasi yang menghasilkan 12 klaster. PT Garam masuk ke dalam klaster pupuk dan pangan yang dibawahi oleh Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin.

“Saya pindahkan klaster dari Pak Wamen II, perkebunan dan kehutanan, ke Pak Wamen I, karena memang perkebunan, kehutanan, pupuk, dan pangan bisa jadi sinergi yang kuat,” tandasnya.

sdnws.

LEAVE A REPLY