China Punya Rudal Balistik Pembunuh Kapal Induk, Siap Hadapi Amerika

0
500
China memiliki senjata pembunuh kapal induk seperti rudal balistik anti-kapal DF-21D dan DF-26.
China memiliki senjata pembunuh kapal induk seperti rudal balistik anti-kapal DF-21D dan DF-26.

BEIJING, Nawacita – China tampaknya telah benar-benar siap dan berani menghadapi tiga kapal induk Amerika Serikat (AS) saat ini. Rasa percaya diri Beijing ini lantaran memiliki rudal balistik pembunuh kapal induk seperti DF-21D dan DF-26.

Siaran pers Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan kapal induk USS Ronald Reagan dan USS Theodore Roosevelt sedang melakukan operasi militer di wilayah Pasifik barat. Sedangkan kapal induk USS Nimitz berada di Pasifik timur. Setiap kapal mampu mengangkut lebih dari 60 pesawat tempur.

Terakhir kali AS memobilisasi kapal-kapal induk ke perairan Indo-Pasifik pada level serupa pada tahun 2017, yakni ketika ketegangan memanas antara Amerika dengan Korea Utara terkait program senjata nuklir Pyongyang.

Baca Juga: Amerika Kerahkan Tiga Kapal Induk ke Indo-Pasifik, Peringatan bagi China

Manuver kapal-kapal perang raksasa Amerika di panggung dunia pertama kali dilaporkan oleh The Associated Press pada hari Jumat. USS Theodore Roosevelt kembali melaut sekitar 4 Juni atau 10 minggu setelah absen karena ada wabah virus corona baru (Covid-19) di atas kapal. USS Ronald Reagan juga baru-baru ini membatasi pergerakannya karena pandemi Covid-19, tetapi kembali melaut pada akhir Mei dari pelabuhannya di Jepang.

Pentagon bergerak agresif untuk memperkuat kekuatan militer AS di Asia, yang dianggap lebih mendesak setelah AS pada tahun lalu menarik diri dari perjanjian kontrol senjata yang melarang pengerahan rudal jarak menengah AS di Asia.

Sementara itu, di Beijing, pengerahan tiga kapal induk Amerika dipandang sebagai provokasi yang meresahkan. Media yang disponsori negara telah menerbitkan laporan bahwa Beijing tidak akan mundur untuk membela kepentingannya.
Baca Juga: China Bakal Serang Amerika Jika Membahayakan Negaranya

“China memiliki senjata pembunuh kapal induk seperti rudal balistik anti-kapal DF-21D dan DF-26,” bunyi laporan situs web resmi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), sebagaimana dikutip dari CNN, Selasa (16/6/2020). Pada hari Minggu, media Partai Komunis China; Global Times, dalam laporan khususnya mengatakan kapal-kapal induk Washington mengancam kepentingan Beijing di Laut Cina Selatan.

“Dengan mengerahkan kapal induk ini, AS berusaha menunjukkan kepada seluruh wilayah dan bahkan dunia bahwa itu tetap menjadi kekuatan Angkatan Laut yang paling kuat, karena mereka dapat memasuki Laut China Selatan dan mengancam pasukan China di Kepulauan Xisha dan Nansha (Kepulauan Paracel dan Spratly) serta kapal-kapal yang melewati perairan terdekat, sehingga AS dapat melakukan politik hegemoninya,” kata Li Jie, seorang pakar Angkatan Laut yang berbasis di Beijing.

Departemen Pertahanan Amerika juga menjajaki wilayah-wilayah di kawasan itu untuk menempatkan rudal yang mampu mengancam China, tetapi sejauh ini belum ada pergerakan. Pihak Gubernur Okinawa di Jepang pada pekan lalu mundur dari upaya AS untuk memasang rudal di sana.

sdnws.

LEAVE A REPLY