PDI-P Ranting Morokrembangan Bantu Warga Urus PPDB

0
528

Surabaya, Nawacita – Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) masih dianggap rumit bagi sebagian warga Surabaya. Pasalnya masih ada warga yang masih belum memahami cara mendaftar baik secara daring maupun langsung.

Oleh sebab itu, PDI-P ranting Morokrembangan membuat posko bantuan mengatasi masalah PPDB yang dialami warga setempat. Khususnya bagi warga yang ingin mendaftarkan diri di jenjang SD,SMP dan SMK.

Agus Sulitiyo sekretaris PDI-P ranting Morokrembangan mengatakan bahwa posko ini dibuat sejak hari Sabtu 13 Juni 2020. Serta akan membantu warga sampai 29 Juni 2020.

“Untuk yang kita bantu siswa baru dari SD, SMP dan SMK. Pendaftaran kita arahkan lewat jalur prestasi dan jalur zonasi,” ungkapnya kepada Nawacita pada Senin 15 Juni 2020.

Selanjutnya Agus sapaan akrabnya menambahkan bahwa warga cukup membawa KK, Akta Kelahiran, nomor PIN untuk SMP dan SMK, serta KTP orang tua. Lalu pihak dari posko akan menerangkan mulai dari jarak zonasi antara rumah ke sekolah, mengajarkan cara mendaftarkan secara daring, hingga memberitahukan kabar terkini dari PPDB.

“kita memfasilitasi secara gotong royong dengan warga. Kita akan menginfokan secara update hasil pendaftaran calon siswa baru,” lanjutnya.

Sementara itu, Hariaji ketua PAC PDI-P Krembangan mengapresiasi posko yang dibuat ranting Morokrembangan. Sebab menurutnya di masa pandemi ini warga bida terbantu dalam mengakses pendidikan.

“Sangat mendukung di adakannya kegiatan tersebut. Selain itu juga memberikan apresiasi kepada jajaran Pengurus Ranting PDI Perjuangan ranting Morokrembangan,” tukasnya.

Pada tempat terpisah, Achmad Hidayat Wakil Sekertaris DPC PDI-P Surabaya mengatakan bahwa posko ini adalah bentuk dari partai berlambang banteng itu untuk melebur dengan masayrakat. Serta juga sebagai bentuk membantu rakyat. “Ini merupakan perwujudan bahwa kader kader PDI Perjuangan di tingkat ranting pun selalu dekat dan senantiasa memperjuangkan wong cilik,” katanya.

Selain itu, Ia menjelaskan bahwa pendidikan merupakan hal yang wajib diakses. Sehingga semua warga bisa mendapatkan akses pendidikan. “Pendidikan adalah hal yang wajib diakses oleh masyarakat untuk mewujudkan keadilan sosial,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY