Heboh, Ceramah Ustaz Sebut Lagu Balonku Ajarkan Anak Benci Islam

0
423
Heboh, Ceramah Ustaz Sebut Lagu Balonku Ajarkan Anak Benci Islam.
Heboh, Ceramah Ustaz Sebut Lagu Balonku Ajarkan Anak Benci Islam.

JAKARTA, Nawacita Sebuah video berisi potongan ceramah Ustaz Zainal Abidin kembali beredar di linimasa sosial media. Ustaz Zainal mengatakan bahwa lagu berjudul ‘Balonku’ dan ‘Naik-Naik ke Puncak Gunung’ mengajarkan anak-anak membenci Islam.

Potongan isi ceramah yang disampaikan pada tahun 2018 lalu itu kembali viral usai akun Twitter Peneliti Budaya Pesisiran, Rumail Abbas, mengunggahnya pada hari Kamis (11/6/2020).

Ketika menyampaikan ceramah bertajuk Prioritas Tauhid di Imam Bukhori Center Dumai Riau, Ustaz Zainal Abidin menyinggung soal ajaran-ajaran yang menanamkan kebencian terhadap Islam.

Baca Juga: Heboh, Video Pastor Indonesia Pidato dalam Demo AS

“Di Indonesia juga banyak kan antum enggak berasa. Contoh anak-anak kecil sejak dari TK saja sudah dilatih untuk benci Islam,” kata Ustaz Zainal dalam siaran yang ditayangkan oleh YouTube Ashiil TV pada 30 Juni 2018.

Ustaz Zainal kemudian menyanyikan lirik lagu Balonku yang selama ini diajarkan di Taman Kanak-Kanak. “Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya, yang meletus balon apa? Hijau. Hatiku sangat kacau. Loh, Islam itu bikin kacau aja. Tinggal empat pegang erat-erat, merah, kuning,” kata Ustaz Zainal.

Selain lagu Balonku, Ustaz Zainal juga menyebut bahwa lagu anak-anak berjudul Naik-Naik ke Puncak Gunung mengajak untuk membenarkan agama Kristen.

“Apalagi nyanyi yang jelas-jelas untuk mengajak membenarkan agama Kristen. Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali, kiri kanan,” Ustaz Zainal lantas memperagakan lirik lagu tersebut dengan menaikkan tangannya ke dahi lalu mengarahkannya ke arah kiri dan kanan bahu.

“Anda lihat kalau Messi berhasil nembak bola?” tanya Ustaz Zainal merujuk pada gerakan tangan tersebut. Ia melanjutkan lirik lagu anak-anak itu lagi.

Baca Juga: Heboh Tagar #MendikbudDicariMahasiswa, DPR Siap Pertemukan BEM SI dengan Nadiem

Ku lihat saja banyak pohon, apa? Kenapa cemara? Padahal Sumatera banyak pohon sawit. Apalagi di Jawa, (pohon) pisang,” kata Ustaz Zainal disambut tawa jemaah. Ia berpendapat bahwa pohon cemara begitu identik dengan ajaran Kristen lantaran sering digunakan sebagai pohon Natal.

“Dan cemara itu pohon imporan. Enggak banyak. Lihat ditanamkan untuk mencintai pohon cemara, pohon Natal, dan dibiasakan untuk beribadah, tangan ke atas naik-naik,” urai Ustaz Zainal.

Di luar video yang beredar terkait klaim ustaz Zainal yang menyebut lagu Balonku ajarkan anak benci Islam, perlu diketahui bahwa lagu Balonku adalah lagu anak-anak ciptaan Abdullah Totong Mahmud, sedangkan lagu Naik-Naik ke Puncak Gunung adalah karya Ibu Sud.

suanws.

LEAVE A REPLY