8 Mei Sejarah Dunia: Hari Palang Merah Sedunia Hingga Napi Bobol Rutan Mako Brimob

0
887
Hari Palang Merah Sedunia.
Hari Palang Merah Sedunia.

SOLO, Nawacita – Presiden Amerika Serikat (AS) Harry S Truman dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill secara resmi mendeklarasikan kemenangan Sekutu atas Jerman melalui siaran radio pada 8 Mei 1945. Kejadian itu menjadi salah satu peristiwa bersejarah pada 8 Mei. Selain kemenangan Sekutu atas Jerman yang diumumkan, masih banyak peristiwa bersejarah pada 8 Mei yang terangkum pada Hari Ini Dalam Sejarah, 8 Mei, yang dihimpun dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

1886
Dr. John Styth Pemberton menciptakan sejenis minuman berkarbonat yang kelak dinamakan Coca-Cola. Coca-Cola adalah minuman ringan berkarbonasi yang dijual di toko, restoran dan mesin penjual di lebih dari 200 negara. Minuman ini diproduksi oleh The Coca-Cola Company asal Atlanta, Georgia, dan sering disebut Coke.

Awalnya dibuat sebagai obat paten saat ditemukan pada akhir abad ke-19 oleh John Pemberton. Coca-Cola akhirnya dibeli oleh pebisnis Asa Griggs Candler yang taktik pemasarannya berhasil membuat Coke mendominasi pasar minuman ringan dunia sepanjang abad ke-20.

1928
Jean Henry Dunant lahir di Jenewa, Swiss. Ia lantas dikenal sebagai pendiri Palang Merah yang merupakan organisasi kemanusiaan terbesar di dunia.

1939
Ketegangan negara-negara di Eropa yang terus meningkat sebelum meletusnya Perang Dunia II membuat Paus Pius XII angkat bicara. Paus Pius XII meminta agar negara-negara di Eropa yang sedang berkonflik menempuh jalan damai dibanding harus meletuskan pertempuran militer.

Baca Juga: 6 Mei Sejarah Dunia: Kapal Udara Zeppelin Jerman Meledak Hingga Joseph Stalin jadi PM Rusia

1942
Pertempuran Laut Karang di kawasan Oceania yang melibatkan Kekaisaran Jepang dan Sekutu—Amerika Serikat (AS) dan Australia—berakhir. Pertempuran tersebut berakhir karena kapal induk milik AS USS Lexington dan kapal pengangkut milik Jepang Shoho hancur. Pertempuran tersebut dimenangi Jepang karena pasukan Sekutu menarik mundur pasukan mereka.

1942
Pasukan Jerman mulai menyerang pasukan Uni Soviet di Semenanjung Krimea, Rusia dalam Pertempuran Semenanjung Kerch. Bentrok kedua pasukan itu berhasil dimenangi pihak Jerman. Pasukan Uni Soviet kehilangan sekitar 170.000 tentaranya, sedangkan Jerman hanya kehilangan 9.000 tentara.

1945
Pasukan Prancis membantai ratusan warga sipil di Provinsi Setif, Aljazair. Peristiwa tragis itu dikenang dengan sebutan Pembantaian Setif.

1945
Presiden Amerika Serikat (AS) Harry S. Truman dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill secara resmi mendeklarasikan kemenangan Sekutu atas Jerman melalui siaran radio. Kemenangan itu membuat ribuan rakyat Inggris merayakannya di halaman Istana Buckingham di London yang kebanyakan memakai pakaian berwarna merah, putih, dan biru.

1948
Hari Palang Merah Sedunia, Dikutip dari ui update.ui.ac.id, setiap tahunnya sejak 1948, 8 Mei diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia untuk menghargai jasa penemu Gerakan Palang Merah Dunia, Henry Dunant, yang juga lahir di tanggal yang sama. Peringatan Hari Palang Merah Sedunia bertujuan untuk menginspirasi, memfasilitasi, dan juga mempromosikan seluruh aktivitas kemanusiaan yang dilakukan oleh Komite Internasional Palang Merah dan anggota Komunitas Nasional yang ikut tergabung. Selain itu, peringatan tersebut juga digunakan sebagai kesempatan untuk menghargai jasa para relawan dan staf yang berjuang menyelamatkan nyawa orang banyak.

Gerakan Palang Merah terbagi menjadi Komite Internasional Palang Merah, sebagai institusi privat kemanusiaan; Federasi Internasional Komunitas Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yang mengatur aktivitas anggota pergerakan palang merah dan bulan sabit merah di 188 negara yang tergabung; dan Komunitas Nasional Palang Merah dan Bulan Sabit, yang hadir di setiap negara di dunia. Mengutip wikipedia.org, organisasi Palang Merah di Indonesia telah berada di 33 daerah tingkat provinsi dan sekitar 408 tingkat kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

1963
Tentara Vietnam Selatan di bawah perintah Presiden Ngo Dinh Diem menembaki umat Buddha yang menentang sebuah peraturan di negara tersebut. Presiden Ngo Dinh Diem sebelumnya telah mengeluarkan peraturan bahwa umat Buddha dilarang mengibarkan bendera Buddha meskipun pada Hari Raya Waisak. Peristiwa itu menewaskan sembilan orang dan memicu konflik berkepanjangan.

1964
Presiden Soekarno melarang Manifes Kebudayaan yang dirilis 17 Agustus 1963. Manifes Kebudayaan ini adalah bentuk respon dari teror-teror dalam ranah budaya yang dilancarkan oleh orang-orang yang tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra). Oleh orang-orang Lekra, Manifes Kebudayaan yang sering disebut menjadi manikebo yang artinya sperma kerbau.

1970
The Beatles merilis album ke-12 mereka bertajuk Let It Be. Album tersebut sekaligus menjadi album terakhir sebelum The Beatles bubar. Sama seperti album sebelumnya, Let It Be berhasil merajai tangga lagu di radio-radio di beberapa negara, termasuk Inggris dan Amerika Serikat (AS).

1984
Uni Soviet menyatakan akan memboikot Olimpiade yang digelar di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS). Hal itu dikarenakan ketegangan antara Uni Soviet dan AS selama Perang Dingin berlangsung. Empat tahun sebelumnya, AS juga memboikot Olimpiade yang digelar di Moskow.

1993
Marsinah Ditemukan Tewas di Hutan, Marsinah lahir di Nglundo, 10 April 1969 dan meninggal 8 Mei 1993 pada umur 24 tahun. Ia adalah seorang aktivis dan buruh pabrik zaman Orde Baru, bekerja pada PT Catur Putra Surya (CPS) Porong, Sidoarjo, Jawa Timur yang diculik dan kemudian ditemukan terbunuh pada 8 Mei 1993 setelah menghilang selama tiga hari.

Mayatnya ditemukan di hutan di dusun Jegong, Desa Wilangan dengan tanda-tanda bekas penyiksaan berat. Dua orang yang terlibat dalam autopsi pertama dan kedua jenazah Marsinah, Haryono (pegawai kamar jenazah RSUD Nganjuk) dan Prof. Dr. Haroen Atmodirono (Kepala Bagian Forensik RSUD Dr. Soetomo Surabaya), menyimpulkan, Marsinah tewas akibat penganiayaan berat. Marsinah memperoleh Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun yang sama. Kasus ini menjadi catatan Organisasi Buruh Internasional (ILO), dikenal sebagai kasus 1773.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Hari Tari Sedunia

2006
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengirim sebuah surat kepada Presiden Amerika Serikat (AS) George W. Bush. Langkah seperti itu adalah kali pertama sejak 27 tahun sebelumnya. Surat tersebut ternyata hanya berisi topik sejarah dan filsafat dan tak ada pembahasan masalah ketegangan yang melibatkan kedua negara tersebut seperti masalah nuklir atau yang lainnya.

2018
Narapidana Terorisme Sandera Polisi di Rutan Mako Brimob, Indonesia digegerkan oleh aksi napiter yang mengamuk di Rutan Mako Brimob pada 8 Mei 2018. Aparat keamanan harus berjibaku selama 36 jam untuk merebut kembali wilayah tersebut. Menurut keterangan polisi, kericuhan ini berawal dari protes seorang napi yang mempertanyakan keberadaan makanan yang diberikan oleh keluarganya.

Seorang polisi bernama Muhammad Ramdani kemudian mendatangi sel napi yang diduga bernama Wawan Kurniawan dan mengatakan bahwa makanan akan diberikan setelah Isya, karena sedang dibawa oleh petugas bernama Budi. Tak terima, Wawan kemudian berteriak dan memprovokasi rekan-rekannya untuk membuat kericuhan. Alhasil, pintu di Blok C dijebol dan polisi mulai kewalahan menangani kericuhan.

Para napi teroris yang mengamuk itu kemudian menyandera 9 orang polisi, 5 orang gugur sedangkan 4 orang lainnya berhasil dikeluarkan secara dramatis. Jumlah napi teroris yang terlibat dalam tindakan kerusuhan, penyanderaan dan pembunuhan tersebut sebanyak 156 orang. Mereka menguasai Blok A, B dan C hingga polisi sempat tak bisa masuk menyerbu. Apalagi, para napi tersebut juga memegang senjata laras panjang yang daya tempuhnya hingga 800 meter. Salah satu napi kemudian tewas dalam kerusuhan tersebut. Sisa 155 napi kemudian menyerahkan diri setelah diultimatum menyerah atau melawan dengan segala risikonya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohamad Iqbal mengatakan, para ksatria yang gugur itu mendapat luka akibat senjata tajam di bagian leher. Mereka yang gugur dan mendapatkan kenaikan pangkat Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Respuji Siswanto, Aipda Luar Biasa Anumerta Benny Setiadi, Brigadir Polisi Luar Biasa Anumerta Sandi Setyo Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadli dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

soknws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY