Kemenkes: Puskesmas Punya Peran Besar dalam Perang Melawan Corona

0
127
Kemenkes: Puskesmas Punya Peran Besar dalam Perang Melawan Corona.
Kemenkes: Puskesmas Punya Peran Besar dalam Perang Melawan Corona.

JAKARTA, Nawacita – Dirjen Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Bambang Wibowo menyebut bahwa Puskesmas memiliki peran besar dalam menghadapi perang melawan Covid-19 atau virus corona di Indonesia..

“Pada situasi saat ini kita berperang melawan Covid-19. Puskesmas memiliki peran yang sangat besar dan sangat diperlukan,” kata Bambang dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Menurut Bambang, salah satu peran Puskesmas adalah melakukan screening terhadap virus corona. Dalam proses tersebut, metode yang dilakukan adalah melakukan penelusuran warga yang diduga melakukan kontak langsung dengan seseorang yang terjangkit corona.

Baca Juga: Menteri Tjahjo Keluarkan Surat Edaran Larangan Mudik bagi PNS

“Setelah puskesmas melakukan wawancara dan penyelidikan epidemiologi, bahwa bapak ibu semuanya perlu dilakukan screening maka puskesmas akan melakukan screening,” tutur Bambang. Metode screening di Puskesmas sendiri terdapat dua cara, yakni menggunakan pemeriksaan Rapid Test antibodi dengan cara pengambilan sampel darah melalui kapiler atau ujung jari tangan.

Kemudian, metode yang kedua adalah melakukan SWAB pada tenggorokan maupun pangkal hidung. Setelah itu, lendir dari SWAB itu dibawa ke laboratorium untuk diperiksa dengan PCR. “Ini yang dilakukan oleh puskesmas dengan standar yang sudah ditetapkan. Kemudian setelah ada hasilnya, akan dilakukan informasi apakah hasilnya positif atau negatif,” tutur Bambang.

Bambang menambahkan, bagi warga yang dinyatakan positif dalam pemeriksaan Rapid Test tapi tidak menimbulkan gejala sakit berat ataupun sedang. Maka, pasien diimbau untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: Kementerian Kesehatan Resmi Larang Penggunaan Bilik Sterilisasi Covid-19

“Kemudian Puskesmas bersama RS setempat akan membantu edukasi dari informasi dan monitor apa yang harus dilakukan dari Bapak Ibu semuanya melalui pemanfaatan handphone” ucap Bambang.

Disisi lain, Bambang menekankan kepada seluruh tenaga medis yang bertugas di Puskesmas untuk tetap menggunakan alat pelindung diri (APD). Meskipun terbatas ketersediaannya, Bambang tetap mengingatkan pentingnya menggunakan APD selama bertugas.

“Dengan memanfaatkan dan menggunakan alat pelindung diri yang baik dan benar juga kita semuanya bisa menghemat tetapi tetap terlindungi dari resiko terpapar Covid ini,” kata Bambang.

Selain itu, kata Bambang, petugas medis di Puskesmas juga telah diberikan pelatihan secara online dalam menghadapi situasi mewabahnya virus corona. Edukasi itu diberikan mulai dari pencegahan, screening, dan penanganan pasien corona. “Pada saat ini seluruh Puskesmas yang ada diseluruh Indonesia sudah dilakukan pelatihan online dan sudah melaksanakan aktivitas ini dengan baik,” tutup Bambang.

oknws.

LEAVE A REPLY