Penutupan Jalan Protokol, Agung : Tidak Ada Koordinasi

0
120

Surabaya, Nawacita – Penutupan jalan protokol di Surabaya, sempat menjadi sorotan salahsatu anggota dewan. Pasalnya penutupan jalan tersebut belum ada koordinasi langsung dengan pihak legislatif.

Agoeng Prasodjo Sekretaris komisi C DPRD Surabaya mengaku kaget dengan penutupan jalan. Sebab saat Ia hendak melewatinya, jalan tersebut sudah akan untuk ditutup.

“Saya kaget jam 9.30 tadi pagi. Saya engga tahu bakal ada penutupan jalan. Terus kok jalan sudah mau ditutup. Lalu saya dengar dari radio kalau jalan itu mau ditutup,” ujarnya pada Rabu (1/3)

Agoeng sapaan akrabnya merasa kecewa bila kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) tidak dikoordinasikan dengan dewan. Sebab dewan juga memiliki hak untuk menentukan kebijakan.

“Tidak ada koordinasi. Gimana DPRD juga penyelenggara pemerintahan. Fungsinya DPRD sebagai lembaga pengawas. Artinya ya mbok ajak ngomong,” ucapnya.

Politisi Golkar tersebut mengatakan bahwa penutupan jalan itu harus jauh-jauh hari diberi tahu. Ia mengatakan hanya tahu penutupan jalan pada saat hari Sabtu dan Minggu kemarin. Untuk hari yang lain Ia mengatakan tidak tahu.

“Jangan di tengah saja (jalur protokol) yang ditutup. Surabaya ini ada Barat, Selatan, Timur. Sekarang kalau penutupannya cuma tengah tok buat apa? Apa virus cuma ada di tengah tok?” tandasnya.

Walaupun demikian, Agoeng tetap meminta Pemkot untuk memberitahukan hal seperti ini jauh-jauh hari. Sehingga tidak merugikan masyarakat.

(and)

LEAVE A REPLY