Dewan Minta Pemkot Bangun Rumah Sakit Darurat

0
231

“Akhmarawita Kadir Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya” 


Surabaya, Nawacita – Setelah ditetapkan zona merah, Surabaya kian waspada. Apalagi menurut data yang dilansir lawancovid19.surabaya.go.id pada Selasa (24/3) tercatat sudah ada 134 ODP dan 7 PDP yang tersebar di beberapa kelurahan di Surabaya.

Hal ini mendapat sorotan dari salah satu anggota komisi D DPRD Surabaya yaitu Akhmarawita Kadir. Menurutnya Pemkot Surabaya harus segera bertindak cepat. Ia meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk dibuatkan rumah sakit khusus untuk diisolasi.

“Surabaya sudah harus membuat rumah sakit khusus. Terutama dalam menanggulangi para positif corona ringan dan sedang. Ini penting untuk memutus mata rantai,” ucapnya.

Selain itu, laki-laki yang juga berprofesi sebagai dokter ini mengatakan tujuan rumah sakit darurat (RS) itu untuk mengisolasi orang yang berstatus positif Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang. Ia beralasan bila Pemkot tidak membuat RS maka tidak ada jaminan apakah orang tersebut sudah terisolasi dengan benar di rumahnya.

“Nah ini perlu untuk mereka agar efektif mengisolasi diri. Kalaupun ada yang positif dengan gejala ringan, lalu isolasi di rumah, itu standar isolasi di rumah itu beda-beda. Selain itu bisa menimbulkan kecemasan di lingkungan sekitar mereka,” terangnya.

Selain itu, Ia beranggapan bahwa RS ini juga bisa menjadi rumah sakit tambahan apabila ada lonjakan pasien. Sehingga rumah sakit rujukan tidak mampu lagi untuk menampung.

“Semoga saja tidak ada lonjakan pasien. Tapi kita ada 15 rumah sakit rujukan. Tapi kalau ada lonjakan, RS ini sudah siap untuk menampung,” lanjutnya.

Politisi Golkar tersebut mencontohkan seperti Jakarta. Pemerintah Daerah Jakarta telah merubah wisma atlit menjadi RS sementara.

“Kalau di Jakarta sudah ada Wisma Atlit jadi RS. RS ini sudah di isolasi dengan benar. Ini khusus untuk pasien yang dalam satatus positif dengan gejala ringan dan sedang,” tandasnya.

Terkait opsi tempat yang bisa digunakan, Akmar mengatakan ada beberapa pilihan. Diantaranya asrama haji atau Wisma Atlit di Surabaya.

“Saya rasa bisa itu di Asrama Haji, atau Wisma Atlit. Ukurannya juga cukup,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY