WNI Positif Corona, DPR Dukung Pembentukan Crisis Center

0
235

Jakarta, Nawacita – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mendukung pemerintah untuk membentuk pusat krisis atau Crisis Center Virus Corona, pasca adanya dua warga Depok, Jawa Barat (Jabar) yang dinyatakan positif terjangkit Virus Corona dan sedang ditangani.

Menurut politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, lintas kementerian dapat bekerja sama untuk membentuk crisis center virus corona tersebut. Sehingga, dampak lebih luas yang tidak diinginkan pun dapat ditanggulangi, dan masyarakat pun bisa merasa aman.

“Saya pikir, melihat situasi di luar semakin maraknya virus corona, mungkin bagusnya Menteri PMK mengambil alih, kemudian lintas kementerian untuk mengorganisir membentuk crisis center untuk corona,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Dasco mengatakan, pembentukan crisis center bukan untuk membuat masyarakat panik dan membuat para investor menurun. Tapi langkah ini perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, serta bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakatnya.

“Untuk mencegah tersebar virus corona dan meyakinkan juga pada investor luar negeri dan pelaku ekonomi bahwa pemerintah tidak tinggal diam saja untuk melindungi negara dan rakyat Indonesia terhadap virus corona,” ujarnya.

Di samping itu, Dasco juga mendorong pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membentuk desk Virus Corona agar Kemendagri dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah, untuk memantau perkembangan masyarakat terkait penyebaran virus corona.

Dia juga mendukung pihak Komisi I DPR RI untuk membentuk Panita Kerja (Panja Kerja) Ketahanan Nasional terkait wabah Virus Corona. Selain Komisi I DPR RI, komisi yang membidangi kesehatan, yaitu Komisi IX katanya juga akan membentuk panja serupa.

“Sehingga, nantinya para wakil rakyat ini bisa menyampaikan ke konstituen masing-masing masyarakat agar masyarakat juga tidak terlalu panik dengan isu-isu yang ada di luar,” ucap Dasco.

Sebelumnya Menteri Kordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendi mengatakan, pemerintah akan membuat crisis center terkait Virus Corona. Hal itu bertujuan agar penyebaran dan perkembangan informasi dapat berlangsung satu arah.

“Iya ini mau rapat kita bahas,” ujar Muhadjir saat akan bertolak ke Istana Negara dari Kantor BNPB Jakarta Timur, Senin (2/3/2020).

Muhadjir memohon kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya tidak panik, pasca terkonfirmasinya dua warga Depok, yang positif terjangkit Virus Corona.

“Masyarakat jangan terlalu panik. Bahwa waspada tinggi iya, dan kita akan koordinasikan masing-masing daerah termasuk rumah sakit,” jelas dia.

Muhadjir menambahkan, nantinya pemerintah juga akan menambah rujukan rumah sakit di daerah-daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus corona.

“Kita akan perbanyakan rumah sakit rujukan daerah-daerah dan tentu saja tidak hanya ditangani pemerintah tapi melibatkan pihak terkait dan masyarakat luas dan paling penting gerakan masyarakat sehat di sekolah dan pos pelayanan terpadu, desa, RT dan RW,” tandasnya.

RSA

LEAVE A REPLY