Rusia Kirim Kapal Perang ke Suriah Pasca Serangan di Idlib

0
305
Rusia Kirim Kapal Perang ke Suriah Pasca Serangan di Idlib.
Rusia Kirim Kapal Perang ke Suriah Pasca Serangan di Idlib.

MOSKOW, Nawacita – Rusia pada Jumat, 28 Februari 2020, mengatakan akan mengirim dua kapal perang yang dipersenjatai dengan rudal jelajah ke perairan lepas pantai Suriah. Langkah itu diumumkan sementara Moskow menyalahkan Ankara atas tewasnya 33 tentara Turki dalam serangan udara di Wilayah Idlib, Suriah sehari sebelumnya.

Serangan udara di Idlib pada Kamis, 27 Februari 2020, itu juga melukai 32 tentara Turki lainnya. Dengan korban jiwa yang jatuh dalam serangan itu, jumlah kematian militer Turki di Idlib bulan ini telah mencapai 54 orang.

Turki telah mengirim ribuan tentara dan perangkat keras militer ke Suriah. Presiden Recep Tayyip Erdogan telah memperingatkan bahwa militernya akan melancarkan serangan skala penuh untuk mengusir pasukan Suriah kecuali mereka mundur dari pos pengamatan Turki di wilayah tersebut.

Baca Juga: Amerika Simulasikan Serangan Nuklir Pada Rusia, Moskow Murka

Meskipun berusaha mengoordinasikan upaya mereka di Suriah, Rusia mendukung Presiden Suriah, Bashar al-Assad, sementara Turki mendukung pasukan pemberontak yang menentang Assad. Kementerian Pertahanan Rusia dikutip oleh kantor berita RIA pada Jumat mengatakan bahwa pasukan Turki telah terkena tembakan artileri dari pasukan pemerintah Suriah yang berusaha untuk mengusir serangan oleh pasukan pemberontak.

Baca Juga: Rudal Tercepat di Dunia BrahMos, Buatan Rusia-India

Reuters, Jumat (28/2/2020) melaporkan, Moskow menyalahkan Ankara yang gagal memberitahu pihak Rusia tentang kehadiran pasukan Turki di daerah yang menjadi sasaran penembakan meskipun militer dari kedua belah pihak menjalin komunikasi secara rutin.

Kementerian itu menyatakan bahwa pesawat-pesawat tempur Rusia tidak melakukan serangan udara di daerah itu pada saat kejadian dan Moskow telah melakukan segala upaya yang dapat dilakukan untuk membantu setelah mengetahui kehadiran pasukan Turki.

Upaya itu termasuk memastikan pasukan Suriah berhenti menembak untuk memungkinkan Turki mengevakuasi korban yang tewas dan terluka. Secara terpisah, di saat ketegangan antara Ankara dan Damaskus meningkat, Armada Laut Hitam Rusia dikutip mengatakan pihaknya mengirim dua kapal perang yang dilengkapi dengan rudal jelajah Kalibr ke perairan lepas pantai Suriah.

oknws.

LEAVE A REPLY