Komisi A Kecam Pembangunan Pool oleh Dishub

0
190

Surabaya, Nawacita – Mendengar kabar Dinas Perhubungan (Dishub) kota Surabaya yang berencana membangun Pool Surabaya Bus dekat dengan Meddle East Ring Road (MERR) di kawasan Gunung Anyar Surabaya membuat geram komisi A. Lantaran kawasan tersebut merupakan lahan fasum milik Yayasan Kas Pembangunan (YKP).

Arif Fathoni Anggota Komisi A DPRD Surabaya menganggap permasalahan ini akibat buruknya koordinasi antara pihak Dishub dan instansi lainnya.

“Itu menunjukan bahwa manajemen perencanaan kota ini (Surabaya) buruk. Sudah jelas bahwa lahan tersebut adalah Fasum YKP yang sudah diserahterimakan kepada pemkot,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan bahwa Fasum itu seharusnya digunakan warga Rungkut Asri Timur. Menurutnya setelah sekian tahun warga ini diberikan haknya oleh pengurus YKP yang lama. Namun malah akan dibangun terminal oleh Dishub.

“Sekarang dengan YKP diambil alih oleh Pemkot Surabaya. Warga menyambut antusias Fasum akan diberikan kepada mereka. Padahal Pemkot itu punya lahan yang cukup luas dikawasan gunung anyar kenapa memakai lahan yang dibeli oleh pemkot sendiri. Kenapa harus mengambil hak warga inikan namanya zalim,” katanya.

Oleh sebab itu, laki-laki yang akrab disapa Thoni ini meminta walikota untuk menegur kepala Dishub kota surabaya. Sehingga kejadian sepeti ini terulang kembali.

“Inikan misslidding yang kedua kalinya setelah soal rekomendasi hamdal lalin SPBU AKR sekarang bikin rencana kontroversial lain,” ungkapnya.

Thoni menegaskan, bahwa Fasum itu hak warga rungkut asri timur RT X ini warga sangat antusias agar bisa menikmati Fasum itu. Ia mempertanyakan alasan memilih lahan Fasum untuk pembangunan Pool tersebut.

“Tiba tiba Dishub punya rencana kayak begini ini sama dengan mematikan warga jangan sampai pemkot ini menjadi predator bagi warga. Misalkan itu kalau digunakan untuk mendukung sarana moda transportasi publik. Jangan mengambil yang seharusnya milik hak warga,” tegasnya.

Meskipun masih dalam rencana, komisi A mengecam keras kalau wacana itu benar-benar dilakukan oleh Dishub maka Ia akan memanggil kembali warga, YKP dan Dishub.
“Secepatnya kami akan undang hearing dengan warga dan Dishub kota surabaya,” ujarnya.

Suyanto Warga RT 9 Rungkut Kidul mengaku keberatan jika hal tersebut benar terjadi. Sebab rencananya warga akan membangun Balai RW di lahan Fasum tersebut.

“Kami dari warga jelas tidak bisa menerima dan sangat keberatan sekali. Kami tidak punya sama sekali balai RW apalagi tempat olah raga bahkan tempat buang sampah yang sangat vital itu tidak punya. Lah kok ini ada kabar rencana pembangunan itu oleh Dishub ngawur itu namanya,” imbuhnya saat dikonfirmasi lewat telpon WA.

Jika itu dibangun, pihaknya akan melakukan aksi damai bersama warga lainnya dilokasi rencana pembangunan tersebut.

“Jika memang benar benar akan dibangun kami akan melakukan aksi damai dilokasi,” katanya.

Sementara itu, terkait hal tersebut, Kabag Hukum Pemkot Surabaya, Ira Tursilowati belum bisa memberikan keterangan.

“Nanti saya pelajari dulu ya,” ujarnya.

(and)

LEAVE A REPLY