Saat Google & Facebook Berlomba Jungkalkan TikTok

0
142
Ilustrasi

Jakarta, Nawacita – TikTok tak akan leluasa menguasai pasar video pendek. Pasalnya, Google meluncurkan Tangi dan Facebook punya Lasso sebagai pesaing TikTok. Keduanya merupakan aplikasi berbagi video pendek.

Tangi merupakan platform hasil proyek inkubasi milik Google bernama Area 120. Platform ini menyediakan layanan berbagi konten video dengan durasi sekitar 1 menit. Aplikasi ini masih tersedia bagi pengguna iOS dan web, pengguna Android harus bersabar.

Perbedaan Tangi dari TikTok adalah aplikasi ini akan banyak berisi tutorital yang membantu banyak orang untuk belajar. Maklum, Tangi fokus ke aplikasi Do it Yourself (DIY).

“Kami hanya fokus pada DIY dan konten kreatif,” ujar founder Tangi Coco Mao seperti dilansir dari TechCrunch, Selasa (4/2/2020). “Tujuan platform kami untuk membantu pengguna belajar kerajinan, memasak dan membuat video satu menit dengan cepat.”

Adapun Lasso sudah diluncurkan Facebook tahun 2018. Saat ini aplikasi berbagi video pendek ini sudah beroperasi di AS, Meksiko dan Kolombia. Berdasarkan laporan Sensor Towe, aplikasi ini sudah didownload lebih dari 500 ribu di AS dan lebih dari 2,2 juta di Meksiko.

Dalam rapat internal yang terjadi pada bulan Juli 2019 dan rekamannya bocor ke publik, Bos Facebook Mark Zuckerberg telah meminta karyawannya untuk menjungkalkan TikTok.

Dalam pertemuan tersebut, seorang karyawan menanyakan apakah Mark Zuckerberg khawatir dengan pertumbuhan cepat TikTok , terutama di kalangan pengguna berusia muda.

“Iya. Maksud saya, TikTok baik-baik saja,” ujar Mark Zuckerberg seperti dilansir dari Business Insider. “TikTok, perusahaan asal Beijing Bytedance, benar-benar produk internet konsumen pertama yang dikembangkan salah satu raksasa teknologi China yang cukup diterima semua orang.”

cnbc

 

LEAVE A REPLY